hut

Imigrasi Bekasi Luncurkan Layanan e-Paspor

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

BEKASI – Imigrasi Kelas II Non-TPI di Bekasi, meluncurkan program layanan paspor elektronik (e-paspor). Layanan tersebut bertujuan untuk mempermudah dan memperlancar masalah keimigrasian di Kota Bekasi, Jawa Barat.

“Peluncuran pelayanan e-paspor disamping mempermudah layanan keimigrasian juga memberikan kenyamanan kepada masyarakat,” kata Petrus Teguh A, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Bekasi, Senin (18/11/2019).

Layanan e-paspor sebelumnya telah tersedia di Jakarta sejak 2017. e-Paspor dilengkapi teknologi chip untuk menyimpan data biometric penggunanya yaitu wajah dan sidik jari, serta data penerbit paspor tersebut sehingga mudah dilacak.

Selain itu, keimigrasian lebih mudah mengidentifikasi pemilik paspor dan mempercepat proses keimigrasian karena terintegrasi dengan auto gate di tempat pengecekan paspor seperti bandara, pelabuhan, dan lainnya.

“Dengan e-paspor yang memiliki chip dan antena, pemegangnya bisa melewati pemeriksaan paspor melalui auto gate. Jadi, ini akan mengurangi antrean pengecekan paspor di bandara-bandara, pelabuhan atau tempat lainnya. Ini juga akan meminimalisir paspor palsu,” kata Petrus.

Untuk membuat e-paspor, menurutnya, tidak ada persyaratan khusus yang diberikan kantor keimigrasian, pembuatannya sama dengan paspor biasa. Namun harganya lebih mahal karena di dalam e-paspor terdapat teknologi canggih, juga terintegrasi dengan seluruh auto gate.

“Tujuan utama e-paspor ini juga untuk memperluas tempat pembuatan paspor. Tidak ada persyaratan khusus untuk membuatnya, sama seperti paspor biasa, namun untuk harga berbeda, e-paspor pajak penerimaan negaranya Rp650.000,” tegasnya.

Pemilik e-paspor akan mendapat keuntungan bebas visa ke Jepang. Pemegang paspor biasa untuk menggantinya ke e-paspor harus memenuhi syarat paspor hilang, rusak, dan penuh.

“Syaratnya sama, namun bagi pemegang paspor lama yang ingin mengganti ke paspor baru itu dengan syarat paspor hilang, rusak atau sudah penuh, tidak bisa hanya karena gaya-gayaan sudah memiliki e-paspor,” katanya.

Sementara, Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, saat melakukan peresmian peluncuran e-paspor di Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI, menyampaikan apresiasi upaya Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Bekasi meningkatkan kualitas dan pelayanan kepada publik dengan meluncurkan e-paspor.

Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, melihat langsung proses pelayanan e-paspor saat peluncuran pelayanan e-paspor, Senin (18/11/2019). Foto: Muhammad Amin

Menurutnya ini perlu dicontoh instansi lain untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan juga wisatawan.

“Ini perlu kita apresiasi, khususnya Kantor Imigras Kelas II ini. Dengan e-paspor masyarakat Kota Bekasi akan lebih mudah ke luar negeri. Begitu juga dengan turis-turis yang masuk ke daerah kita, dengan teknologi e-paspor akan lebih cepat, mudah dan lebih lancar. Mudah-mudahan ini bisa ditiru instansi lainnya demi peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” kata Rahmat

Ia juga menyampaikan, bahwa masih memiliki janji untuk pembangunan Gedung Lapas.

“Saya masih ada janji satu lagi, yakni menyelesaikan pembangunan gedung Lapas. Saat ini di sana sangat belum layak, bagaimanapun mereka warga binaan kita dan harus diberikan haknya,” kata Wali Kota.

Lihat juga...

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

» www.escortantalyali.com