hut

Kegiatan Reklamasi PT Koba Tin 57 Persen Belum Berhasil

Penanggungjawab Manajemen PT Koba Tin, Fauza Ahmad – Foto Ant

KOBA – Sebesar 57 persen kegiatan reklamasi lahan bekas penambangan bijih timah milik PT Koba Tin di Kabupaten Bangka Tengah, Kepulauan Bangka Belitung, dinyatakan belum berhasil.

Penilaian tersebut mempertimbangkan sejumlah persoalan. “Tingkat keberhasilan dan kualitas untuk reklamasi lahan kritis hanya sebesar 43 persen, sebesar 57 persen belum berhasil,” kata penanggungjawab manajemen PT Koba Tin, Fauza Ahmad di Koba, Rabu (20/11/2019).

Kegagalan melakukan reklamasi itu, di antaranya dikarenakan kondisi geografis, banyak bibit yang mati, dan prilaku masyarakat yang masih melakukan aktivitas penambangan di atas lahan reklamasi. “Kondisi ini membuat tingkat keberhasilan hanya sebesar 43 persen, di samping masih ada pengerjaan penanaman yang belum diverifikasi,” ujarnya.

Kegiatan reklamasi PT Koba Tin hingga November 2019 sudah dilaksanakan di lahan seluas 1.320 hektare. Semetara total lahan yang digarap mencapai 1.500 hektare. Jumlah tersebut akan direklamasi hingga 2021. “Artinya, masih ada kekurangan seluas 150 hektare, yang akan dituntaskan hingga 2021 dengan tingkat keberhasilan hanya 43 persen,” ujarnya.

Tanaman yang dianjurkan untuk kegiatan reklamasi, sesuai petunjuk Rencana Penutupan Tambang (RPT) adalah, akasia, sengon, melanggir dan tanaman lokal seperti kayu seru, opak dan kayu leban. “Karena lahan kritis dan lahan tailing. maka pihak Kementerian ESDM menganjurkan tanaman cepat tumbuh yaitu sengon dan akasia. Kalau sudah agak rimbun, untuk memancingnya, maka dilakukan penyisipan tanaman lokal pada saat perawatan,” ujarnya. (Ant)

Lihat juga...