hut

Komunitas Instagram Bantu Promosikan Pariwisata Balikpapan

Editor: Makmun Hidayat

BALIKPAPAN — Komunitas pengguna media sosial Instagram membantu mempromosikan pariwisata di Balikpapan dengan cara membuat konten menarik seputar kota itu. Lebih dari 20 anggota komunitas menggelar photo-hunting di sejumlah lokasi dalam rangka membuat konten yang Instagramable.


Renaldi Ahmad dan komunitas di Balikpapan, Minggu (10/11/2019). -Foto: Ferry Cahyanti

Yang menarik, komunitas yang tergabung dalam kelompok InstaTrip itu juga berasal dari luar daerah Balikpapan. Mereka diantaranya tinggal di Kota Tenggarong Kabupaten Kutai Kartanegara, Samarinda, dan Penajam Paser Utara.

Sebagai salah satu calon kota penting di masa depan, Balikpapan menarik minat mereka untuk dieksplorasi. “Saya sudah ikut photo hunting di lima kota besar. Dan ini menjadi kota terakhir yang saya singgahi,” kata Renaldi Ahmad, asal Jakarta, di Pantai Kilang Mandiri Balikpapan, Minggu (10/11/2019).

Pria yang punya akun @skinymonkey itu sudah tiga hari berada di ‘Kota Minyak’. Renaldi mengaku senang bisa membuat konten dan menjelajahi lokasi wisata Balikpapan. “Memang tujuannya membuat konten yang menarik, sehingga membuat orang tertarik untuk melihat akun kita, lalu mengunjungi Balikpapan,” kata dia

Sama halnya dengan Ken. Selebritas Instagram dari Balikpapan ini mengaku senang bisa membantu mempromosikan wisata daerah. “Kita bantu pemerintah mempromosikan destinasi wisata di sini supaya banyak turis yang berkunjung,” kata dia.

Menurut Ken, menjadi ‘aktivis’ Instagram punya dobel keuntungan. “Kalau konten kita bagus, pengunjung banyak, follower bisa bertambah. Sisi lainnya bantu program pemerintah,” imbuh Ken.

Renaldi Ahmad, pemilik akun @skinymonkey dan komunitas melakukan photo hunting di Gedung Kesenian, Minggu (10/11/2019). -Foto: Ferry Cahyanti

Lokasi yang jadi sasaran pembuatan konten adalah Gedung Kesenian Balikpapan, Pantai Kilang Mandiri, This Way Kafe, Bandar Balikpapan dan sebagainya. Di tempat tempat itu, para angota komunitas Instagramer membidik spot yang menarik untuk dipublikasikan.

Kegiatan ini juga dapat mendorong kunjungan ke lokasi wisata di Balikpapan karena hasil riset menemukan bahwa 40% orang antara usia 18 dan 33 memilih tempat liburan berdasarkan Instagrammability.

Sebagai tambahan informasi, Kementrian Pariwisata telah menetapkan digitalisasi di bidang pariwisata. Hal itu untuk mengantisipasi perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat dan penggunaan media sosial yang semakin masif.

Tahun lalu saja kementerian telah menargetkan adanya 100 lokasi tujuan wisata digital. Jumlah itu diharapkan dapat mengerek kunjungan wisatawan mancanegara menjadi 20 juta pada tahun ini.

Demi mewujudkan ambisi itu, Kemenpar terus mendorong jaringan seluler berkecapatan tinggi yang merata. Soal program pariwisata digital itu, VP-Head of PR & Brand Activation of Indosat Ooredoo, Benny H Hutagalung, mendukung penuh.

“Untuk itu, kami berupaya meningkatkan kualitas jaringan menjadi 4G plus di seluruh wilayah Balikpapan,” katanya.

Lihat juga...