hut

Korupsi, Direktur PD Uncak Kapuas Ditahan Kejari Kapuas Hulu

Ilustrasi -Dok: CDN

PUTUSSIBAU – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kapuas Hulu secara resmi menahan Supardi,  Direktur Perusahaan Daerah (PD) Uncak Kapuas,  Badan Usaha Milik daerah Kabupaten Kapuas Hulu Kalimantan Barat.

Supardi ditahan, terkait dugaan korupsi penyertaan modal dari Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas Hulu. “Kami tahan tersangka atas nama Supardi, terkait kasus tindak pidana korupsi atas penyertaan modal yang tidak direalisasikan untuk pembangunan hotel,” Kasi Pidsus Kejari Kapuas Hulu, Martino Andreas Manalu, ditemui di Rutan Putussibau, Ibu Kota Kabupaten Kapuas Hulu Kalimantan Barat, Jumat (8/11/2019).

Tersangka untuk sementara ditahan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Putussibau sejak Jumat (8/11/2019) sekitar pukul 16.00 WIB. Dalam penyertaan modal dari APBD Kapuas Hulu sebesar Rp9 miliar tersebut, tersangka tidak melaksanakan kegiatan fisik. Namun, dana tersebut didepositokan ke Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat (Bank Kalbar).

“Harusnya dana penyertaan modal itu digunakan untuk pembangunan hotel sesuai peruntukannya, namun dana tersebut masuk dalam tabungan deposito dan bunganya digunakan tersangka untuk operasional pribadi,” jelas Manalu yang baru satu bulan menjabat sebagai Kasi Pidsus di Kejaksaan Negeri Kapuas Hulu.

Dari bunga deposito tersebut, tersangka tidak bisa mempertanggungjawabkan keberadaanya. Kurang lebih sebesar Rp500 juta, yang dianggap sebagai kerugian negara. Manalu bersama penyidik dalam kasus tersebut menyebut, pasal yang disangkakan adalah primair pasal 2 ayat (1), Jo pasal 18 undang-undang No.31/1999, sebagaimana dirubah dengan undang-undang No.20/2001, tentang perubahan atas undang-undang No.31/1999, Tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, Jo. Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Subsider pasal 3 Jo. Pasal 18 undang-undang No.31/1999, sebagaimana diubah dengan undang-undang No.20/1999, tentang perubahan atas undang-undang No.31/1999, tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo. Pasal 64 ayat (1) KUHP. Lebih subsider pasal 9 Jo. Pasal 18 undang-undang No.31/1999 sebagaimana diubah dengan undang-undang No.20/2001, tentang perubahan atas undang-undang No.31/1999, tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo.pasal 64 ayat (1) KUHP. “Kesimpulannya, tersangka diancam lima tahun kurungan penjara,” pungkas Manalu. (Ant)

Lihat juga...

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

» www.escortantalyali.com