hut

KPP Biak Edukasi Pajak Siswa SD

BIAK – Kantor  Pajak Pratama (KPP) Kabupaten Biak Numfor, Papua, menggelar edukasi tentang membayar pajak kepada 87 siswa Sekolah Dasar Yapis 1 Biak dalam program pajak bertutur 2019 untuk mewujudkan generasi emas sumber daya manusia unggul Indonesia maju.

Koordinator tim pajak bertutur KPP Biak ,Agung Dwi Prasetyo, mengatakan, pajak merupakan tulang punggung pembiayaan pembangunan dalam rangka mewujudkan tujuan negara melindungi segenap tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia.

“Untuk itu diperlukan sikap sadar dan taat pajak dari segenap warga negara Indonesia sebagai bentuk kegotongroyongan warga negara dalam memikul beban pembangunan. Sejak usia dini anak-anak perlu ditanamkan tentang pentingnya membayar pajak untuk pembangunan bangsa,” ungkap Agung Dwi Prasetyo seusai membuka Pajak Bertutur 2019 di SD Yapis Biak, Jumat.

Agung menilai, untuk meningkatkan kesadaran dunia pendidikan terhadap program edukasi kesadaran pajak yang dijalankan, Direktorat Jenderal Pajak memandang upaya kampanye yang dilakukan secara terstruktur, terarah dan terpadu memegang peranan yang sangat penting.

Kegiatan pajak bertutur bertujuan untuk menambah pemahaman siswa, menurut Agung, tentang manfaat dan peranan pajak dalam pembangunan serta dukungan pemangku kepentingan dalam menumbuhkan kesadaran pajak sejak dini melalui pendidikan anak.

“Pajak bertutur memberikan pemahaman tentang manfaat dan peran penting pajak dalam pembangunan serta menumbuhkan kesadaran pajak sejak usia dini,” harap Agung Prasetyo.

Sementara itu, Kepala Sekolah Dasar Yapis 1 Biak, Ngarisan S.Pd, mengucapkan terima kasih atas kesempatan KPP Biak melakukan edukasi pajak bertutur kepada siswa SD Yapis 1 Biak.

“Melalui edukasi ini para siswa SD Yapis 1 Biak makin memahami betapa pentingnya membayar pajak untuk membiayai berbagai program pembangunan di masyarakat,” katanya.

Ngarisan mengatakan, pajak memiliki peran yang sangat penting karena digunakan untuk membiayai kebutuhan negara yang tujuannya antara lain untuk memakmurkan seluruh rakyat Indonesia.

Kesadaran mengenai pajak, lanjut Ngarisan, harus ditanamkan sejak usia anak-anak sehingga ketika dia menjadi dewasa dan bekerja sesuai dengan profesinya maka dengan kesadaran tinggi akan membayar pajak untuk pembiayaan pembangunan.

“Meski anak-anak SD Yapis 1 masih berusia muda tetapi pelajaran kewajiban membayar dan manfaatnya untuk pembangunan harus diberikan sejak dini. Urgensi pendidikan pajak sejak usia dini menjadi sangat tepat diberikan melalui pajak bertutur,” ungkapnya.

Kegiatan pajak bertutur 2019 diselenggarakan siswa SD Yapis 1 Biak Kota dan SMP Negeri 3 Biak ditandai tanya jawab dengan siswa serta pembagian gelang dan cindera mata dari KPP Kabupaten Biak Numfor. (Ant)

Lihat juga...