hut

Kreasi Kopi dari Tanah Datar Minangkabau

Editor: Koko Triarko

TANAH DATAR – Peracik kopi Mato Aia Coffee, di Luhak Nan Tigo, Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat, menyajikan kopi lokal jenis arabica dan robusta dengan cara kekinian. Hasil racikannya dinilai mampu menyajikan kopi lokal menjadi lebih berkelas.

Yulia, sang peracik kopi lokal jenis arabica dan robusta yang tumbuh di tanah Minangkabau, mengaku sudah memulai usaha kopi sejak September 2017.

“Awalnya belajar sendiri, sekarang dari keseringan mencoba, akhirnya bisa. Setelah itu, lahirlah berbagai rasa dari racikan kopinya,” katanya, Sabtu (2/11/2019).

Ia menyebutkan, lahirnya ide racikan kopi lokal itu, karena ingin melahirkan kreasi sajian minuman di daerah Tanah Datar, khususnya. Apalagi, di Minangkabau sendiri, minuman khasnya itu teh taluah (teh telur).

“Saya meracik kopi ini beda dengan racikan kopi di kafe-kafe pada umumnya. Kalau yang di kafe lainnya itu rasa kopi lebih terasa dari rasa gulanya. Sementara orang kampung kita tidak suka dengan rasa kopi asam seperti rasa arabica itu,” ujarnya.

Yulia tengah mempersiapkan bahan untuk diracik membuat Cofelatte di stand dalam kegiatan Tour de Singkarak 2019, Sabtu (2/11/2019)/ Foto: M. Noli Hendra

Di Mato Aia Coffee, ada beberapa sajian racikan kopi yang dihadirkan dan cocok untuk selera masyarakat di kampung. Seperti Americano dengan harga Rp10 ribu per cup, Coklat Rp12 ribu per cup,  Machiato Rp12 ribu per cup, Cofelatte Rp12 ribu per cup, Longblack Rp12 ribu per cup, Kokat Rp15 ribu per cup, Capucino Rp15 ribu per cup, dan Pressomilo Rp13 ribu per cup.

Yulia menyebut, sejauh ini dari sekian lama menghadirkan cita rasa racikan kopi lokal, masyarakat di Tanah Datar sangat suka. omzet penjualannya pun cukup menjanjikan, yakni Rp1 juta setiap ada event.

“Cara meracik kopi khas Mato Aia Coffee ada takarannya. Seperti untuk takaran serbuk kopinya. Bagi yang ingin cofelatte yang dicampur susu, juga ada takarannya, yang sudah disesuaikan dengan selera masyarakat di sini,” jelasnya.

Ia mengakui, bahwa dari kreasi racikan kopi yang dihadirkan itu, cofelatte merupakan racikan yang paling banyak disukai oleh pelanggannya. Cofelatte diklaim memiliki rasa kopi yang tidak terlalu manis, karena telah dicampur susu.

“Cofelatte adalah minuman dari Mato Aia Coffee yang paling banyak dipesan. Kita tentunya menyiapkan bahan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan kita,” ucapnya.

Menurutnya, bagi yang ingin memiliki serbuk kopi dari Mato Aia Coffee, bisa memesan via online dan tinggal cari di internet. Soal harga serbuk kopinya bervariasi, mulai Rp70 ribu per pack. Serbuk kopi yang dijual tidak hanya kopi arabica, tapi juga ada robusta.

Lihat juga...

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

» www.escortantalyali.com