hut

Kue Putu Khas Semarang Digemari di Bekasi

Editor: Koko Triarko

BEKASI – Beragam jajanan tradisional dari berbagai daerah, bisa ditemukan di wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat. Salah satunya, Kue Putu, khas Semarang. Meski cukup sulit, tetapi masih ada yang menjual makanan khas itu keliling wilayah Kota Patriot.

Kue Putu merupakan jenis makanan tradisional dengan isian gula Jawa (gula kelapa), dibalut dengan parutan kelapa. Kue tersebut berbahan baku tepung beras butiran kasar, yang dikukus di dalam tabung bambu.

“Saya mandiri jualannya, dulu ikut bos. Sekarang coba sendiri dengan menggunakan sepeda didorong dan wilayah jualan Pengasinan, Rawalumbu, sampai Jembatan 12. Mulai keluar pukul 15.00 WIB sampai habis. Biasanya, pukul 21.00 WIB sudah pulang,” kata Kasrun, saat ditemui di sekitar Rawalumbu, Sabtu (12/10/2019).

Kasrun, penjual kue putu saat ditemui di wilayah Rawalumbu, Pengasinan, Kota Bekasi, Sabtu (2/11/2019). –Foto: M Amin

Meski berjualan kue putu khas Semarang, Kasrun mengaku berasal dari daerah Brebes, Jawa Tengah. Ia berjualan keliling dengan sepeda dorong mengitari wilayah Rawalumbu, mulai dari Kampung Markan hingga ke beberapa kompleks wilayah setempat.

Jualan keliling sudah dilakoninya selama dua tahun. Selain kue putu, Kasrun juga, membawa kue klepon dengan bahan baku terbuat dari ketan sebagai pilihan lainnya. Tapi, klepon yang dibawa sudah siap saji dan hanya tinggal ditaburi parutan kelapa.

“Untuk kue putu, bahan baku yang dipakai tepung beras, lalu perwarna menggunakan pandan untuk mendapatkan warna hijau,” ujar Arif.

Dia mengaku sekali berangkat untuk keliling membawa sekira tiga kilogram tepung beras yang sudah siap dikukus menjadi kue putu.

Arif mengatakan, sekali jualan kue putu jika sampai habis, omzetnya mencapai Rp300 ribu. Dan, setelah dipotong biaya bahan baku dapat keuntungan bersih sekitar Rp200 ribu.

“Alhamdulillah, setiap jualan hingga pukul 21.00 WIB selalu habis terus. Peminatnya banyak malam, mungkin sambil ngopi dan lainnya. Tapi namanya juga jualan, tentu kadang ga habis juga,” paparnya.

Untuk harga, Kasrun mengaku satu kue putu dijual Rp1.000. Begitu pun klepon, harganya sama. Kebanyakan pelanggan beli kue putu pasti campur dengan klepon. Suara khas uap yang keluar dari alat suitan yang memekakkan telinga menjadi alat promosi, dan ciri tersendiri bagi bagi pedagang yang berjualan.

Saat ini, Kasrun mengaku tengah menabung untuk dapat membeli gerobak dorong. Sehingga bisa membawa jualan lebih banyak.

“Sudah setahun saya jualan menggunakan sepeda dorong begini. Sekarang lagi nabung, supaya bisa beli gerobak dorong,” pungkasnya.

Lihat juga...

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

» www.escortantalyali.com