hut

Kunjungan Wisatawan ke Sikka Alami Peningkatan

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

MAUMERE – Festival Nian Tana Sikka 2019 hadir sebagai pemicu kesadaran minat serta kepedulian akan pentingnya budaya dalam kehidupan keseharian masyarakat kabupaten Sikka.

“Festival Nian Tana Sikka 2019 merupakan kegiatan kolaboratif antara kebudayaan dan pariwisata dalam kerangka menggerakkan sektor kepariwisataan di Nian Tana Sikka,” kata Plt. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Sikka, Antonius Lodovikus da Lopez, Kamis (14/11/2019).

Festival Nian Tana Sikka kata Frando, sapaannya, diharapkan dapat menjadi kalender event tahunan di kabupaten Sikka. Dengan begitu diharapkan akan menarik minat wisatawan berkunjung ke Sikka.

“Tentu kita berharap agar adanya festival bisa memicu minat wisatawan untuk datang berkunjung ke kabupaten Sikka. Miss Earth 2019 Ratu Rizky Nabila juga hadir dalam kegiatan Fam Trip dengan melakukan diving di teluk Maumere,” sebutnya.

Miss Earth 2019 Ratu Rizky Nabila (kiri) saat berdialog dengan penjaga gereja tua Sikka, Goris Tamaela Karwayu, Kamis (14/11/2019). Foto: Istimewa/Dok. Disparbud Sikka

Untuk Fam Trip tambah Frando, peserta juga akan mengunjungi berbagai obyek wisata seni budaya dan alam di antaranya gereja tua Sikka, sanggar Lepo Lorun, bukit tanjung Kajuwulu, patung Nilo dan lainnya.

“Untuk Fam Trip seluruh kegiatannya kami serahkan kepada event organizer. Dengan festival seni budaya ini diharapkan bisa mengangkat nama kabupaten Sikka, tidak saja secara nasional, tapi juga di level internasional,” jelasnya.

Kepala Bidang Industri dan Ekonomi Kreatif, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Sikka, Irmina Puli, menjelaskan, kunjungan wisatawan baik domestik maupun mancanegera ke kabupaten Sikka selama kurun waktu dua tahun terakhir memang mengalami peningkatan.

“Untuk tahun 2017 wisatawan yang berkunjung ke Sikka sebanyak 47.228 orang. Dari jumlah ini, wiisatawan Nusantara tercatat sebanyak 10.454 orang dan wisatawan mancanegara berjumlah 36.774 orang,” paparnya.

Sementara itu tambah Irmina, jumlah kunjungan wisatawan mengalami kenaikan sebesar 2.984 orang atau naik 6,31 persen menjadi 50.212 wisatawan.

Dari jumlah tersebut, bebernya, wisatawan domestik sebanyak 38.644 orang sedangkan wisatawan mancanegara berjumlah 11.568 orang.

“Data ini berdasarkan okupasi dengan lama masa tinggal 2,21 hari. Ini data didapat dari hotel atau penginapan yang ada di kabupaten Sikka. Memang belum ada data pasti terkait maksud kunjungan,” ujarnya.

Maka, kata Irmina, untuk tahun 2020 nanti pihaknya akan membuata basic data per obyek wisata sehingga akan ketahuan secara pasti berapa kunjungan wisatawan ke obyek wisata.

Saat ini lanjutnya, hanya Desa Koja Doi saja yang telah melakukan pendataan. Data kunjungan wisatawan ke tempat wisata ini bisa diketahui nanti di akhir tahun 2019.

Lihat juga...