hut

Legitnya Mangga Chokanan di Taman Buah Mekarsari

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

BOGOR – Mangga Chokanan mungkin tidak sepopuler mangga Arum Manis. Tapi, mengenai rasa, mangga Chokanan, yang berasal dari Thailand ini, tidak kalah dengan mangga Arum Manis.

Staf Agro Taman Buah Mekarsari, Anna Sartika Hutapea, menyatakan, mangga Chokanan termasuk jenis mangga yang genjah.

“Tanaman ini termasuk yang tidak membutuhkan perawatan intens. Gampang tumbuh dan memiliki buah banyak,” kata Anna saat ditemui di Kebun Mangga Taman Buah Mekarsari Bogor, Sabtu (30/11/2019).

Mangga Chokanan memiliki bentuk fisik buah yang memanjang dengan kulit berwarna hijau  tidak terlalu gelap.

Pohon mangga Chokanan di Kebun Mangga Taman Buah Mekarsari, Sabtu (30/11/2019) – Foto: Ranny Supusepa

“Saat masih muda, daging buah Chokanan akan berwarna kuning muda dengan daging di tengah buah berwarna lebih tua dibandingkan daging buah yang dekat dengan kulit,” urai Anna.

Saat beranjak matang, warna daging buah Chokanan akan berubah menjadi kuning tua atau oranye, seperti halnya daging buah mangga Arum Manis.

“Chokanan ini sering disebut sebagai mangga madu. Karena rasa manisnya ini. Saat daging buah luarnya berubah menjadi lebih tua, daging buah yang dekat dengan biji buah juga berubah menjadi lebih tua,” ujar Anna.

Mangga Chokanan yang tumbuh di Taman Buah Mekarsari, mulai ditanam tahun 2015 dan pada 2016-2017 ditanam lebih banyak. Ada sekitar 20 pohon yang tumbuh di Kebun Mangga.

“Pengembangbiakannya bisa melalui generatif maupun vegetatif. Bisa diperbanyak dengan sistem cangkok dan bisa diletakkan di dalam pot. Tapi kalau di Mekarsari, semua di tanah dan untuk menjaga supaya pohonnya tidak berkembang terlalu tinggi yang berakibat menyulitkan perawatan dan pemanenan, biasanya kita trimming,” urai Anna lebih lanjut.

Masa panen Chokanan sama seperti varietas mangga lainnya. Dalam setahun bisa panen dua kali dengan rata-rata berat per buah 300-500 gram.

“Di akhir musim kemarau biasanya sudah mulai berbunga, ya sekitar September sampai Oktober bisa panen. Sekitar 10 kilogram per pohon. Kelebihannya, dalam satu tangkai bisa terdapat lebih dari satu buah mangga,” paparnya.

Mangga Chokanan mulai produktif setelah berumur tiga tahun. Kalau dengan sistem cangkok, umur dua tahun sudah mulai produktif.

“Kalau ada pengunjung yang berminat untuk menanam Chokanan, kita sudah menjual bibitnya,” pungkasnya.

Lihat juga...