hut

Marak Diberitakan, Ruang Kelas SDN Kepiketik Direnovasi

Editor: Koko Triarko

MAUMERE – Setelah diberitakan mengenai kondisi dua ruang kelas SDN Kepiketik di Desa Persiapan Mahe Kelan di Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka, Susa Tenggara Timur dan dikunjungi Bupati Sikka, ruang kelas tersebut pun kini dibongkar.

“Setelah diberitakan media pada Kamis (7/11/2019), dua ruang kelas darurat ini dibongkar dan diperbaiki untuk sementara waktu, karena mau masuk musim hujan,” kata Martha Matrona, Wakil Kepala Sekolah SDN Kepiketik, Rabu (13/11/2019).

Menurut Marrtha, usai diberitakan itu pada keesokan harinya, Jumat (8/11), Bupati dan pejabat lainnya termasuk Camat Waigete dan Kepala Desa turun ke SDN Kepiketik untuk melihat kondisinya.

Aleksia Alfrida, Guru SDN Kepiketik, saat ditemui pada Rabu (13/11/2019). -Foto: Ebed de Rosary

“Orang tua murid bekerja swadaya membangun ruang kelas darurat ini. Atapnya masih menunggu bantuan seng yang dijanjikan Bupati Sikka saat berkunjung ke sekolah ini,” tuturnya.

Aleksia Alfrida, guru lainnya berharap agar segera dibangun sehingga bisa dipergunakan sebagai ruang belajar mengajar bagi kelas 4 dan kelas 5. Sebentar lagi akan memasuki musim hujan, sehingga atapnya harus diganti.

“Untuk sementara murid kelas 4 dan kelas 5 digabung dengan ruang kelas 6 di bangunan permanen. Sementara kantor dan ruang kepala sekolah serta perpustakaan digabung dengan ruang kelas 2, ” ujarnya.

Bupati Sikka, kata Aleksia, mengatakan sekolah ini jangan ditutup meskipun kekurangan murid, karena jarak dengan sekolah dasar lainnya sangat jauh. Sehingga, para murid tetap sekolah.

“Kalau ditutup, takutnya anak-anak tidak bisa sekolah karena jarak kampung dengan sekolah terdekat sangat jauh. Pasti anak-anak tidak ke sekolah, apalagi medan jalannya sulit dilewati kendaraan,” ungkapnya.

Camat Waigete, Even Edomeko, saat dikonfirmasi Cendana News mengatakan, pihaknya sedang memasukkan proposal bantuan ke Bank NTT, karena pihak bank bersedia membantu pembangunan ruang kelas tersebut.

“Nantinya kami akan beli bahan bangunan yang dibutuhkan dan akan mencari kendaraan yang terbiasa mengantar material ke kampung tersebut, agar bisa segera diperbaiki ruang kelasnya,” sebutnya.

Even mengatakan, dalam satu dua hari ke depan bantuan sudah bisa dicairkan, sebab petugas dari Bank NTT juga sudah turun ke lokasi untuk mengecek kondisinya.

Dia berharap, ruang kelas tersebut bisa segera diperbaiki dengan lebih layak, agar lebih nyaman dipergunakan saat musim hujan nanti.

Lihat juga...