hut

MRC UB Kembangkan Beragam Varietas Jagung Unggul

Editor: Koko Triarko

MALANG – Sebagai salah satu pusat studi di Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) Universitas Brawijaya (UB), Maize Research Center (MRC) terus mengembangkan beragam varietas jagung dengan berbagai keunggulan. Beberapa varietas jagung yang berhasil dikembangkan, di antaranya jagung purple sweet, jagung ungu ketan, jagung manis, jagung ketan, jagung pakan dan jagung rainbow.

Staf pemasaran di MRC, Levi Unsiati, menjelaskan, jagung purple sweet memiliki beberapa keunggulan dibandingkan jagung yang ada, yakni kaya Anthosianin.

Menurutnya, kandungan Anthosianin pada jagung purple sweet sebesar 4.000 PPM. Tetapi jika dibandingkan dengan jagung manis, kadar kemanisan jagung purple sweet hanya 9 brix.

“Jadi, tingkat kemanisannya memang lebih manis jagung manis, tapi khasiatnya lebih tinggi jagung purple sweet karena memiliki kandungan Anthosianin yang tinggi,” jelasnya, saat ditemui di stan MRC di UB, Senin (11/11/2019).

Staf pemasaran di MRC, Levi Unsiati (kiri), menunjukkan beberapa varietas jagung yang dikembangkan MRC UB, Senin (11/11/2019). -Foto: Agus Nurchaliq

Kemudian dari sisi cara budi daya, sebenarnya hampir sama dengan jagung yang lain. Hanya saja, jagung purple sweet punya keunggulan, yakni umurnya yang lebih pendek, hanya 65 hari setelah tanam (hst) atau sekitar 2 bulan 5 hari sudah bisa panen. Sementara, jagung pada umumnya baru bisa dipanen setelah usia 3 bulan.

Sama halnya dengan jagung purple sweet, jagung ketan ungu juga memiliki kandungan Anthosianin yang justru lebih tinggi, yakni lebih dari 500 ppm dengan rasa ketan yang pulen. Sedangkan pada jagung ketan putih yang dikembangkan MRC memiliki kandungan Amilopeptin lebih dari 80 persen dan rendah karbohidrat, sehingga sangat cocok bagi orang yang melaksanakan program diet.

“Kalau jagung ketan putih hanya punya amilopeptin dan low karbohidrat, sehingga cocok untuk yang diet,” ujarnya.

Selanjutnya ada jagung rainbow yang memiliki warna menarik dan merupakan hasil gabungan dari beberapa varietas jagung, di antaranya jagung manis, jagung purple sweet, dan jagung ungu ketan.

“Jadi, dalam satu jagung terdapat macam-macam warna, mulai ungu gelap, ungu terang, merah muda, putih, kuning dan orange,” sebutnya.

Sementara untuk jagung manis dibandingkan dengan jagung lainnya adalah potensi hasilnya bisa 20-25 ton per hektare, sedangkan pada jagung biasa hanya belasan ton.

Lebih lanjut disampaikan Levi, memang belum semua varietas jagung yang dikembangkan MRC dapat langsung dikomersilkan, karena harus memiliki surat izin edar terlebih dahulu sebelum dipasarakan.

“Saat ini yang sudah dikomersilkan, yakni jagung manis, jagung ketan dan jagung pakan. Sedangkan jagung purple sweet dan jagung rainbow masih dalam tahap pengurusan surat izin edar,” pungkasnya.

Lihat juga...

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

» www.escortantalyali.com