hut

Padi Gogo Unsoed Lolos Sidang Pelepasan Varietas

Editor: Mahadeva

PURWOKERTO – Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) dalam waktu dekat akan memiliki padi varietas unggul nasional. Hal itu dipastikan, setelah perakitan varietas padinya lolos dalam sidang pelepasan varietas tanaman di Kementrian Pertanian RI.

Padi varietas unggul nasional yang rencana akan diberi nama Inpago Unsoed Protani, diyakini akan mampu meningkatkan produksi padi dan membawa kesejahteraan petani. Dosen Fakultas Pertanian Unsoed, Dyah Susanti, yang terlibat sejak awal penelitian padi tersebut mengatakan, sidang pelepasan varietas merupakan tahap akhir dari serangkaian proses perakitan varietas unggul baru.

Sidang tersebut dilaksanakan oleh Tim Penilai dan Pelepasan Varietas (TP2V), di bawah koordinasi Direktorat Jenderal Perbenihan Kementrian Pertanian. “Setelah lolos sidang pelepasan varietas ini, kita akan mengusulkan agar varietas ini mendapatkan SK Menteri Pertanian sebagai varietas unggul nasional dan tim sepakat, diberi nama Inpago Unsoed Protani,” terang Dyah, Minggu (17/11/2019).

Dosen Fakultas Pertanian Unsoed yang juga anggota Konsorsium Padi Nasional, Dyah Susanti, saat ditemui Cedana News di lahan varietas padi Inpago Unsoed Protani, Minggu (17/11/2019). (FOTO : Hermiana E.Effendi)

Nama tersebut, oleh tim pemulia dimaknai sebagai padi berproduksi dan berprotein tinggi, yang pro terhadap kesejahteraan petani. Dengan keunggulan daya hasil dan kandungan proteinnya yang tinggi, padi tersebut diyakini benar-benar mampu meningkatkan produksi padi khususnya di lahan kering. Sehingga diharapkan mampu meningkatkan pendapatan petani. “Setelah resmi menjadi varietas unggul nasional, nantinya padi jenis ini bisa dimanfaatkan secara luas oleh petani,” jelasnya.

Terkait keberhasilan ini, anggota Konsorsium Padi Nasional tersebut menjelaskan, varietas itu memanfaatkan plasma nutfah padi sumber daya lokal yaitu Ciherang dan G 39 atau padi gogo aromatik koleksi Laboratorium Pemuliaan Tanaman dan Bioteknologi Fakultas Pertanian Unsoed.

Hasilnya ada dua galur padi gogo protein tinggi yaitu Unsoed-PDK-G82-11 dan Unsoed-PDK-G43-1. Tahapan program pemuliaan tanaman ini sudah dilakukan sejak 2010, oleh Prof.Ir. Totok Agung,DH,MP., Ph.D., Agus Riyanto, SP., MSi. dan Dyah Susanti, SP. MP. Dyah menuturkan, dalam sidang pelepasan varietas tersebut, Tim Konsorsium Padi Nasional yang beranggotakan pemulia dari lembaga penelitian dan perguruan tinggi memaparkan hasil pengujian bersama di delapan lokasi pada dua musim yang berbeda.

Hasilnya, dari 14 galur padi, ada dua galur yang dinyatakan lolos dan direkomendasikan untuk mendapatkan SK pelepasan varietas unggul nasional dari Menteri Pertanian. Salah satu yang lolos adalah Galur Padi Gogo Protein Tinggi dari Unsoed atau Unsoed-PDK-G82-11. “Galur padi kita lolos karena hasil pengujian dari beberapa lokasi konsisten bagus dan unggul,” kata Dyah.

Dyah menjelaskan, UNSOED-PDK-G82-11 memiliki potensi hasil tertinggi yaitu mencapai 9,06 ton per hectare. Kemudian tinggi tanaman yang hanya 96 sentimeter memberikan keunggulan tersendiri, karena selama ini padi gogo memiliki postur yang tinggi, sehingga beresiko rebah jika terjadi hujan dan angin. Padi ini juga tahan terhadap empat ras penyakit blas yang diakibatkan oleh jamur serta kandungan proteinnya tinggi.

Lihat juga...

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

» www.escortantalyali.com