hut

Para Ahli Bahas Tantangan Pengobatan Regeneratif

Editor: Koko Triarko

MALANG – Berbagai metode pengobatan, saat ini terus dikembangkan seiring dengan perkembangan ilmu kedokteran yang makin canggih. Pengobatan regeneratif menjadi salah satu metode pengobatan yang saat ini mulai banyak dilakukan penelitian oleh para ahli.

Terkait hal tersebut, Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Brawijaya (UB) bekerja sama dengan Faculty of Medicine and Health Sciences University Putra Malaysia, menggelar International Conference Brawijaya Dentisry (ICBD), membahas berbagai tantangan menuju pengobatan regeneratif bersama para ahli dari berbagai negara.

Ketua panitia ICBD, dr. Novi Khila Firani, M.Kes., Sp.PK., menjelaskan, pengobatan regeneratif merupakan pengobatan yang bertujuan agar sel yang sudah rusak bisa kembali fungsinya maupun secara strukturnya bisa kembali seperti semula.

Ketua panitia ICBD, dr. Novi Khila Firani, M.Kes., Sp.PK, memberikan penjelasan terkait kegiatan ICBD di salah satu hotel ternama di kota Malang, Jumat (22/11/2019). -Foto: Agus Nurchaliq

“Pengobatan regeneratif memang masih memerlukan pengembangan dan riset lebih lanjut, mulai dari invitro maupun invivo. Kemudian juga harus dilakukan uji klinis terlebih dahulu sebelum diaplikasikan ke manusia. Ini yang menjadi tantangan kami di bidang kedokteran maupun kedokteran gigi, dalam mengembangkan pengobatan regeneratif,” ujarnya, dalam pembukaan ICBD, di salah satu hotel ternama di kota Malang, Jumat (22/11/2019).

Menurut Novi, bidang pengobatan regeneratif sangat menjanjikan di masa depan untuk mengubah metode pengobatan penyakit pada manusia. Hanya saja, dalam melakukan pengobatan regeneratif tidak bisa langsung jadi dan langsung bagus, sehingga perlu ada optimalisasi serta sinergi dari berbagai disiplin ilmu dan praktik klinis.

“Salah satu contoh pengobatan regeneratif yang sudah dikembangkan adalah terapi pada kanker darah. Hasilnya memang ada sebagian yang berhasil, karena memang sangat tergantung pada jenis kankernya,” sebutnya.

Lebih lanjut disampaikan dr. Novi, tujuan diselenggarakannya ICDB adalah untuk meningkatkan kesehatan manusia melalui pengobatan regeneratif. Karenanya, dalam konferensi tersebut memberikan kesempatan bagi para delegasi atau peserta untuk bertukar ide-ide baru, dan pengalaman aplikasi dalam penelitian, untuk membangun jaringan penelitian sekaligus menemukan mitra global untuk kolaborasi di masa depan, dalam pengembangan pengobatan regeneratif.

“Dalam kegiatan ini kami menghadirkan pembicara, baik dari dalam maupun luar negeri, di antaranya Universitas Gajah Mada, Universitas Indonesia, Universitas Brawijaya, Kagosima University, Tohuku University, University Putra Malaysia, dan Manchester University, dengan jumlah peserta 198 orang,” katanya.

Sementara itu perwakilan University Putra Malaysia (UPM), Associate, Professor Datin Dr. Sharida Fakurazi, B.Sc., Ph.D., DIC., mengungkapkan bahwa pihaknya telah menjalin kerja sama dengan UB selama kurang lebih tiga tahun. Berbagai kerja sama telah dilakukan, termasuk penyelenggaraan ICDB untuk pertama kalinya.

“Jadi, setiap tahun saya diajak untuk bersama-sama memberi pembelajaran kepada mahasiswa kedokteran gigi dan kepada dosen, berkenaan dengan penelitian,” akunya.

Hingga saat ini, pihaknya juga sudah melakukan pembicaraan terkait kolaborasi penelitian antara FKG UB dan FKG UPM.

Lihat juga...

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

» www.escortantalyali.com