Pasukan Irak Tewaskan 28 Demonstran

Seorang pengunjuk rasa berada di tengah-tengah anggota pasukan keamanan Irak saat salah satu protes anti-pemerintah yang terus berlangsung di Baghdad, Irak, Rabu (6/11/2019)- Foto Ant

BAGHDAD – Sedikitnya 28 pengunjuk rasa atau demonstran tewas ditembak pasukan Irak, Kamis (28/11/2019). Penembakan terjadi, setelah para demonstran menyerbu dan membakar kantor konsulat Iran pada Rabu (27/11/2019) malam.

Kekerasan itu menjadi titik balik dalam pemberontakan terhadap pihak berwenang Irak dukungan Teheran. Sedikitnya 24 orang meninggal, ketika pasukan melancarkan tembakan terhadap para pendemo yang memblokade sebuah jembatan di kota selatan, Nassiriya, sebelum subuh pada Kamis (28/11/2019).

Sumber-sumber di kalangan medis mengatakan, puluhan orang terluka dalam peristiwa tersebut. Empat orang lagi terbunuh di Baghdad. Di ibu kota Irak itu, pasukan keamanan memuntahkan peluru tajam dan peluru karet terhadap para pemrotes yang ada di dekat sebuah jembatan di atas Sungai Tigris.

Kekerasan pada Kamis merupakan hari paling berdarah, sejak pemberontakan mulai berlangsung pada Oktober 2019 lalu. Aksi tersebut berawal dari demonstrasi antikorupsi. Demonstrasi menentang korupsi tersebut kemudian bergulir menjadi pemberontakan antiotoritas, yang dicemooh oleh kalangan muda demonstran sebagai antek Teheran.

Di Najaf, gedung konsulat Iran hangus terbakar setelah diserbu malam sebelumnya. Para pemrotes menuding pihak berwenang Irak telah memusuhi rakyatnya sendiri untuk membela Iran. Sejauh ini, pihak berwenang bersikap keras dalam menangani kerusuhan tersebut. Sudah ratusan pengunjuk rasa tewas tertembak peluru tajam dan gas air mata. Reformasi politik yang ditawarkan otoritas ditolak oleh para pemrotes karena dianggap bualan dan dangkal.

Perdana Menteri Irak Adel Abdul Mahdi, masih menolak desakan untuk mundur. Sikap itu diambil, setelah dia melakukan pertemuan dengan para politisi senior. Pertemuan itu dihadiri oleh komandan Pasukan Quds dari Pengawal Revolusi Iran. (Ant)

Lihat juga...