Penyakit HIV/AIDS di Sumut Capai 9.362 Kasus

MEDAN – Dinas Kesehatan Provinsi Sumatra Utara, secara kumulatif hingga Agustus 2019 mencatat 9.362 kasus HIV/AIDS dengan perincian 4.182 kasus HIV dan 5.180 kasus AIDS.

Perinciannya meliputi 7.875 kasus penularan melalui hubungan seks heteroseksual dan homoseksual, 1.188 kasus penularan melalui penggunaan narkoba menggunakan jarum suntik, 84 kasus penularan lewat transfusi darah, 122 kasus penularan dari ibu ke anak, dan 87 kasus penularan pada ibu rumah tangga.

Kepala Sekretariat Komisi Penanggulangan AIDS Sumatra Utara, Ramadhan, mengatakan sepanjang April – Juni 2019, menurut Sistem Informasi HIV/AIDS dan IMS (SIHA) Kementerian Kesehatan ada 545 kasus HIV di Sumatra Utara.

“Ini data sejak April sampai Juni 2019, sehingga Sumut menempati posisi ke enam setelah Jawa Timur, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Papua,” katanya, Jumat (29/11/2019).

Ramadhan mengatakan, bahwa jumlah kasus HIV/AIDS yang dilaporkan masih jauh dibandingkan dengan angka perkiraan kasus.

“Sebagai gambaran, estimasi ODHA pada 2016 sebanyak 640.443, sedangkan yang dilaporkan hingga Juni 2019 baru 349.882,” katanya.

Ia berharap, peringatan Hari AIDS Sedunia pada 1 Desember menjadi momentum untuk menguatkan tekad menghentikan penularan HIV/AIDS.

“Tekad ini juga didukung dengan data angka HIV yang turun hingga 35 persen, dan orang yang meninggal karena AIDS juga turun hingga 42 persen,” ujarnya. (Ant)

Lihat juga...