hut

Penyebaran Hoaks Lemahkan Nilai Pancasila

Plt.Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Hariyono didampingi Direktur Sosialisasi, Komunikasi dan Jaringan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Aris Heru Utomo (kanan) dan pakar IT M Yamin (kiri) saat acara sosialisasi nilai-nilai Pancasila dengan tema "Hoaks dan Pancasila di Kalangan Komunitas IT" di Kota Batu, Malang, Jawa Timur – Foto Ant

MALANG – Penyebaran hoaks dapat melemahkan nilai Pancasila, khususnya sila ketiga, Persatuan dan Kesatuan Indonesia.

“Pilkada menjadi contoh bagaimana hoaks cukup berhasil mengirimkan gelombang kebencian yang mengancam keutuhan bangsa,” kata Direktur Sosialisasi, Komunikasi dan Jaringan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Aris Heru Utomo, pada acara Sosialisasi nilai-nilai Pancasila yang mengambil tema “Hoaks dan Pancasila di Kalangan Komunitas IT” di Kota Batu, Malang, Jawa Timur.

Untuk itu, Aris mengajak kalangan Komunitas IT, untuk tidak melakukan penyebaran hoaks atau sebuah kebohongan yang dibuat untuk kejahatan. Peserta sosialisasi yang sebagian besar adalah pelajar dan mahasiswa diminta menjauhi hoaks saat bermedia sosial.

Komunitas IT diminta mencegah penyebaran hoaks dengan mengenali berbagai berita bohong, yang diciptakan dan disebarkan untuk memunculkan persepsi serta kesimpulan yang salah. “Hoaks diciptakan, disebarkan untuk memunculkan persepsi dan kesimpulan yang salah, sehingga menghasilkan sikap, perilaku dan tindakan yang salah,” jelasnya.

Untuk melawan hoaks, media sosial terbukti ampuh memviralkan atau memomulerkan isu-isu kebangsaan, melawan berita bohong yang sudah tersebar. Kalangan IT diminta untuk membagikan konten yang positi, inspiratif, kreatif dan produktif di dunia maya. (Ant)

Lihat juga...