hut

Perbup Soal Sampah Plastik di Flotim Perlu Diterapkan di Tempat Wisata

Editor: Mahadeva

LARANTUKA – Hampir semua tempat-tempat wisata di Kabupaten Flores Timur, NTT, terutama di pesisir pantai selalu dipenuhi sampah.  Terutama sampah plastik yang dibuang pengunjung.

Padahal Pemkab Flores Timur, telah mengeluarkan Peraturan Bupati (Perbup) No.043/2019, mengenai larangan Penggunaan Produk Berbahan Plastik. Perbup tersebut telah dikeluarkan pada Kamis (12/9/2019), dan mulai diterapkan pada Festival Lamaholot Nubun Tawa.

“Kita apresiasi niat baik pemerintah kabupaten Flores Timur yang mengeluarkan peraturan bupati soal pengurangan sampah terutama sampah plastik,” Damsianus Sepulo Tukan, guru sekaligus pegiat seni budaya di Flores Timur, Minggu (10/11/2019).

Damsil menilai, pentas seni budaya di lapangan terbuka mengundang banyak orang hadir. Sehingga rentan terjadinya penumpukan sampah. Dengan hadirnya Perbup tidak ada peserta yang datang dengan membawa air minum kemasan. Sehingga areal festival terbebas dari sampah plastik. “Adanya peraturan bupati ini diharapkan bisa menekan sampah, terutama sampah plastik yang banyak sekali ditemukan saat hajatan besar seperti festival musik dan seni budaya serta di tempat-tempat wisata,” ujarnya.

Sekretaris Ikatan Guru Indonesia (IGI) kabupaten Flores Timur tersebut berharap, tempat-tempat wisata harus mulai melarang air minum kemasan plastik dan kantong plastik. Harus disiapkan juga air galon, agar pengunjung atau wisatawan bisa mengisi ulang botol minuman, yang disediakan pengelola tempat wisata. “Memang butuh waktu lama untuk mengurangi sampah plastik tetapi harus ada larangan, atau aturan dan juga harus ada denda atau hukuman bagi yang melanggarnya,” harapnya.

Kepala dinas Pariwisata dan Kebudayaan kabupaten Flores Timur, NTT, Apolonis Corebima,Minggu (10/11/2019). Foto : Ebed de Rosary

Kepala dinas Pariwisata Flotim, Apolonia Corebima, menyebut, sampah plastik memang permasalahan utama yang selalu terjadi di berbagai tempat wisata, termasuk di kabupaten Flores Timur. Dan apa yang dilakukan Bupati Flores Timur, dengan mengeluarkan perbup tersebut, sudah mulai berdampak pada masyarakat khususnya di kantor-kantor pemerintah. “Saya melihat sekarang ini saat acara pemerintah di desa juga sudah tidak disiapkan air minum kemasan berbahan plastik. Dengan begitu, sampah plastik mulai berkurang akibat penggunaannya yang mulai dibatasi,” ujarnya,

Apolonia menyebut, larangan tersebut mulai diterapkan di kantor pemerintah dan acara yang dilakukan pemerintah. Dan akan diterapkan juga di tempat-tempat wisata. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Flores Timur, akan mendorong agar hotel, restoran maupun tempat-tempat wisata juga menyediakan air minum isi ulang, dengan meletakan galon-galon air dan dispenser. “Tentunya akan kita dorong agar tempat wisata termasuk hotel dan restoran pun mulai menyediakan air minum isi ulang dan menyiapkan gelas air minum agar tidak lagi menggunakan botol plastik,” tuturnya.

Lihat juga...

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

» www.escortantalyali.com