hut

Pertamina Perkuat Penetrasi Pasar di Asia

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

BALIKPAPAN – Persaingan ketat industri minyak pelumas di wilayah Eropa membuat PT Pertamina Lubricants, anak usaha PT Pertamina (persero), mengalihkan fokus penjualan di pasar Asia.

Thailand, Malaysia, hingga Bangladesh, menjadi pasar gemuk bagi Pertamina Lubricants. “Untuk memperkuat pasar ekspor di Asia, kami punya hubungan distribusi di Thailand,” kata Public Relations PT Pertamina Lubricants, Intania Prionggo, Selasa (12/11/2019).

Dia menambahkan, Pertamina Lubricants akan fokus menggarap negara yang punya potensi pasar. “Eropa sudah mature, susah untuk masuk,” tambah dia.

Sampai tahun ini terdapat 17 negara yang menjadi tujuan ekspor minyak pelumas pertamina. Selain mayoritas Asia terdapat pula pasar Afrika, dan Australia. Adapun dari sejumlah negara tersebut, Australia mencatatkan pertumbuhan tertinggi sebesar 180 persen secara year to date.

Menurut Intan, tantangan dalam memperluas ekspansi di sejumlah negara antara lain berasal dari bahasa dan kajian negara tujuan.

“Semuanya harus matang dulu, sebelum memutuskan masuk,” ujarnya.

Karena itu langkah masuk ke Asia, utamanya mayoritas Indo-China menjadi opsi paling ideal. Di kawasan itu Pertamina menyasar produk akhir untuk otomotif.

Belum ada rencana dalam waktu dekat bagi Pertamina Lubricants melakukan ekspansi tambahan di negara baru.

Pertamina Lubricants mengoperasikan 3 unit produksi di Gresik, Cilacap, dan Jakarta. Satu unit produksi lainya berada di Thailand dengan total kapasitas lebih dari 535 juta liter per tahun.

Sementara untuk distribusi dalam negeri terdapat unit produksi di Gresik yang telah dimulai sejak 2008 dan memiliki kapasitas sebesar 140.000 KL / tahun untuk LOBP (Lube Oil Base Plant) dan 9.000 MT/Tahun untuk Visco Modifier (VM) Plant.

Lihat juga...