hut

Polisi Denpasar Amankan Tiga Kurir Narkoba

Redaktur: Muhsin E Bijo Dirajo

DENPASAR — Satresnarkoba Polresta Denpasar bersama Satgas CTOC Polda Bali berhasil mengamankan sejumlah barang bukti narkoba dari tiga tersangka yang diamankan di lokasi berbeda. Ketiganya berinisial AG, AY dan WI yang bertindak sebagai kurir dari barang haram tersebut.

Kapolresta Denpasar, Kombes Ruddi Setiawan mengatakan, ketiganya ditangkap di lokasi yang berbeda. Untuk tersangka AG ditangkap pada Rabu (13/11/2019) pukul 16.30 Wita di Jl Sedap Malam, Gang Cempaka, Denpasar.

Dari tangan tersangka petugas berhasil menyita 12 paket ekstasi yang berjumlah 1.250 butir.

Diakuinya, AG yang diketahui merupakan residivis kasus curanmor ini bertindak sebagai kurir dengan tugasnya sistem tempel.

“Dari keterangan tersangka barang tersebut adalah miliknya yang disuruh oleh seorang laki-laki yang dirinya tidak kenal dan bertemu secara langsung. Selama menjadi kurir, AG mendapatkan upah Rp 50 ribu untuk satu kali menempel paket narkotika,” ujarnya saat menggelar press release di Makorsta Denpasar Rabu, (20/11/2019).

Sementara untuk tersangka AY ditangkap di Jalan Tegal Buah, Denpasar Barat pada Jumat (15/11/2019) pukul 15.30 Wita. Disini, polisi berhasil menyita ratusan butir ekstasi.

Kepada polisi AY mengaku mendapatkan barang dari orang yang tidak dia kenal, namun biasa dipanggil Koko. Tersangka berperan sebagai kurir dan dijanjikan mendapat upah sebesar Rp 40 juta setiap berhasil mengirim sabu dan ekstasi.

Terakhir, petugas menangkap WI di Jl Pulau Bungin, Denpasar pada Sabtu (16/11/2019) pukul 19.00 Wita. Untuk tersangka Wai, petugas menyita ratusan kapsul berisi MDMA seberat 35,82 gram, dan 38 paket MDMA seberat 29,73 gram netto, serta 1 paket daun dan biji kering ganja seberat 1,10 gram.

“WI mengaku mendapatkan upah sebagai kurir sebesar Rp500 ribu dan mendapatkan barang dari laki-laki bernama Hanny,” kata perwira melati tiga ini.

Menurut Kasat Narkoba Polresta Denpasar AKP Michael Hutabarat, ketiganya dikenakan pasal yang berbeda-beda.

Untuk tersangka AG sendiri, dia dijerat dengan Pasal 112 ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Sementara untuk AY disangkakan Pasal 112 ayat (2) UU Narkotika atau Pasal 115 ayat (2) UU Narkotika.

“Kemudian WI dijerat dengan Pasal 112 ayat (2) UU Narkotika atau Pasal 111 ayat (1) UU Narkotika,” tandasnya.

Lihat juga...

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

» www.escortantalyali.com