PT KAI Edukasi Cinta Kereta Sejak Usia Dini

Editor: Makmun Hidayat

PADANG PARIAMAN — Ratusan anak-anak PAUD dan Sekolah Dasar dilibatkan dalam edukasi cinta kereta api melalui lomba mewarnai dan melukis, yang diselenggarakan PT Kereta Api Indonesia Divre II Sumatera Barat di Stasiun Duku, Kabupaten Padang Pariaman, Rabu (27/11/2019).

Kepala Humas Divre II Sumatera Barat, M. Reza Fahlepi, ditemui di acara edukasi cinta kereta api di lomba mewarnai dan menggambar di Stasiun Duku Padangpariaman, Sumatera Barat, Rabu (27/11/2019). -Foto: M. Noli Hendra

Kepala Humas Divre II Sumatera Barat, M. Reza Fahlepi, mengatakan, kereta api adalah transportasi yang memiliki nilai edukasi yang bagus untuk diketahui oleh anak usia dini dan juga murid sekolah dasar. Bagi PT KAI banyak hal yang bisa dilakukan menanamkan rasa cinta kepada kereta api kepada anak-anak, salah satunya dengan lomba mewarnai dan melukis.

Ada sebanyak 100 orang peserta yang terdiri dari 5 TK dan 5 SD, yang ikut dalam lomba itu yang terdri dari lomba mewarnai bagi murid PAUD dan untuk lomba melukis dari murid sekolah dasar. Sekolah-sekolah tersebut berasal dari sekitaran Stasiun Duku. Sehingga melalui lomba mewarnai dan melukis, PT KAI tidak hanya menanamkan rasa cinta, tapi juga mengedukasi apa itu transportasi kereta api.

“Transportasi kereta api di era sekarang melihat skala nasional masih sangat tinggi minat masyarakat untuk menggunakannya. Berbeda dengan di Sumatera Barat, penumpangnya itu masih bersifat penumpang lokal, yang tujuannya itu untuk wisata dan juga edukasi. Nah melalui lomba ini, kita menginginkan mereka yang bakal jadi penentu masa depan, bisa memiliki rasa cinta dengan kereta api,” katanya di Stasiun Duku Padangpariaman, Rabu (27/11/2019).

Ia menyebutkan, dengan adanya rasa cinta sejak dari anak-anak, maka tidak ada lagi sikap anak-anak yang memiliki sikap merusaki atau melempar kereta api sewaktu lewat. Padahal kereta api ini adalah transportasi yang cukup bersejerah. Sementara sekarang, kereta api menjadi solusi masyarakat untuk menghindari kemacetan jalan.

“Sekarang kondisi jalan raya disejumlah kota besar banyak yang macet. Nah transportasi kereta api adalah solusi yang tepat, supaya bisa cepat sampai tujuan tanpa harus terlambat ke tempat tujuan. Intinya, konsep dalam lomba mewarnai dan melukis ini adalah untuk mengedukasi cinta kereta api kepada para anak usia dini,” sebutnya.

Reza menjelaskan fokus objek yang digambar dan diwarnai itu adalah kereta api Lembah Anai, dimana KA Lembah Anai merupakan salah satu kereta api yang beroperasi di Divre II Sumatera Barat. Untuk itu, kegiatan tersebut juga dalam rangka sosialisasi KA Perintis Lembah Anai serta meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga dan menyayangi kereta api.

Menurutnya, keberadaan kereta api di wilayah Divre II ini membutuhkan dukungan masyarakat untuk ikut serta menjaga, sehingga operasional KA di wilayah Divre II dapat berjalan dengan lancar.

Adapun kegiatan setelah perlombaan ini siswa diajak berkeliling melihat fasilitas di Stasiun dan pengenalan petugas yang melayani dan diberikan edukasi seputar perkeretaapian di wilayah Sumatera Barat.

Sebagai apresiasi PT KAI kepada pemenang lomba ini akan dipilih 3 orang pemenang lomba mewarnai (TK) dan 3 orang pemenang lomba menggambar (SD) dan akan mendapatkan hadiah dari PT KAI Divre II Sumatera Barat.

“Tujuan dari kegiatan menggambar dan mewarnai ini agar anak-anak sejak usia dini dapat mengenal seputar perkeretaapian baik itu tentang nama-nama petugas dan tupoksinya, nama-nama KA dan relasinya maupun KAI secara keseluruhan,” sebutnya.

PT KAI Divre II Sumatera Barat berharap semoga dengan adanya kegiatan tersebut dapat menimbulkan rasa sayang dan kecintaan anak-anak kepada kereta api. Sehingga dapat bersama-sama menjaga perkertaapian Indonesia khususnya di wilayah Sumatera Barat dengan tidak melakukan hal-hal yang tidak diinginkan seperti pelemparan KA, pencurian dan tindak kejahatan lainnya, yang dapat menimbulkan kerugian bagi perusahaan dan opaerasional KA.

Lihat juga...