hut

Raja Kamba Jadikan Perkampungan Sagu Pusat Penyebaran Agama Islam di Adonara

Editor: Mahadeva

LARANTUKA – Setelah memindahkan pusat kerajaan Adonara dari Kampung Adonara ke Perkampungan Sagu, di wilayah pesisir pantai utara Pulau Adonara pada 1783, Raja Arakian Kamba, menjadikan Sagu sebagai pusat penyebaran agama Islam.

“Setelah memindahkan pusat kerajaan dari Kampung Adonara ke Sagu, awalnya belum dibangun masjid, sehingga warga yang telah memeluk agama Islam harus salat di Kampung Adonara,” sebut Arifin Nueng Ape (63), salah satu keturunan Raja Adonara, Minggu (17/11/2019).

Untuk ke kampung Adonara, hanya ditempuh dengan berjalan kaki melintasi pesisir pantai sekitar satu jam lamanya. Ini yang membuat raja Kamba akhirnya membangun masjid di Desa Sagu, yang berada persis di sebelah utara, tetapi di luar komplek istana raja. “Masjid ini sampai sekarang masih ada dan dipergunakan warga. Kerajaan Adonara dikenal sebagai Kerajaan Paji, sebutan untuk masyarakat yang berdiam di pesisir yang mayoritas beragama Islam,” tuturnya.

Arifin menyebut, keturunan Raja Adonara datang dari Gorong di Maluku. Mereka pergi karena terjadi perang saudara, saat dalam pelarian dari Maluku mereka singgah di Desa Adonara. “Saat awal tiba di Adonara, nenek moyang Raja Sagu ini tiba di pesisir pantai Sagu. Mereka melihat ada perkampungan di Lewoung. Penduduk asli tawarkan kalau bisa tinggal bersama mereka,” jelasnya.

Nenek moyang mereka Jou Lian Lolong, disebut Arifin bisa tinggal dan menetap bersama, tetapi harus menjadi raja karena di daerah asalnya beliau menjabat sebagai raja. “Akhirnya dibangun kesepakatan dengan penduduk asli, dimana dipotong bambu. Siapa yang menarik bambu lebih dahulu dari kampung di bukit dan tiba lebih awal di pantai maka dia menjadi raja,” bebernya.

Hamka Muhamad Sarabiti penjaga rumah bekas istana Raja Adonara saat ditemui Cendana News, Minggu (17/11/2019) – Foto : Ebed de Rosary

Raja Jou, menarik dengan dari pangkal bambu dan tiba terlebih dahulu di pantai. Sementara penduduk asli yang menatap dikampung Adonara dari suku Napalolong, menarik dari bagian ujung bambu sehingga terlambat tiba di pantai.

Hamka Muhammad Sarabiti (58) penjaga rumah raja yang juga ipar Arifin menambahkan, selain membangun masjid, Raja Kamba juga membangun sekolah dan juga pesantren. Lokasinya berada di belakang masjid. Sekolah tersebut menjadi sebagai pusat pembelajaran agama Islam saat itu.

Saat menetap di Sagu, Raja Arakian Kamba mempersunting seorang isteri dari Marga Riyantobi yang berasal dari wilayah Lembunga. Ini yang membuat banyak keturunan marga ini memeluk agama Islam. “Beberapa peninggalan kerajaan Adonara sudah dijadikan situs dan saya dipercaya menjadi penjaga situs ini. Namun pernah pemerintah mau memugarnya namun hingga kini belum terlaksana,” pungkasnya.

Lihat juga...

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

» www.escortantalyali.com