hut

Ratusan RTLH di NTB Dapat Bantuan Kemensos

Editor: Mahadeva

MATARAM – Ratusan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), milik masyarakat Nusa Tenggara Barat, menerima bantuan rehabilitasi dari Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia.

“Ada 630 unit rumah fakir miskin, dengan kategori RTLH di lima kabupaten di NTB yang mendapatkan bantuan Rp15 juta untuk masing-masing rumah,” kata Gubenur NTB Zulkiflimansyah, ketika menghadiri peringatan hari Pahlawan di Mataram, Minggu (10/11/2019).

Zulkiflimansyah berharap, bantuan tersebut bisa mengurangi jumlah RTLH di NTB. Dan masyarakat bisa memiliki rumah layak huni. Sementara, salah satu indikator kemiskinan adalah, masih banyaknya masyarakat yang menempati RTLH.

Salah rumah penerima bantuan rehabilitasi RTLH – Foto Dok. Turmuzi

Bantuan tersebut tersebar di Kabupaten Bima untuk 190 unit rumah, dengan total bantuan Rp2.850.000.000. Kabupaten Sumbawa 150 Unit, total bantuan Rp2.250.000.000, Kabupaten Sumbawa Barat 100 unit, total bantuan Rp1.500.000.000, Kabupaten Lombok Timur 150 unit, total bantuan Rp2.250.000.000 dan Kabupaten Lombok Barat 40 unit, total bantuan Rp600.000.000.

Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) NTB, Ir. I Gusti Bagus Sugihartha, mengatakan, sampai saat ini terdapat 239.000 unit RTLH di NTB. Untuk penanganannya, Disperkim mencanangkan memfasilitasi sebanyak 101.852 unit terlebih dahulu. Sedangkan sisanya masuk ke dalam fase dua.

Berdasarkan data Pemprov NTB, setidaknya ada lima kabupaten yang memiliki jumlah RTLH cukup tinggi. Lombok Timur dengan 35.208 unit, Lombok Tengah 13.973 unit, Lombok Utara 10.214 unit. Sumbawa 10.071 unit, dan Bima 10.070 unit. Sedangkan lima kabupaten dan kota dengan jumlah RTLH mencapai ribuan unit diantaranya, Kota Mataram 946 unit, Lombok Barat 6.314 unit, Sumbawa Barat 3.631 unit, Dompu 8.006 unit dan Kota Bima 3.419 unit.

Lihat juga...