hut

Rekrutmen 2018 Belum Diumumkan, Jayawijaya Belum Bahas Formasi CPNS 2019

Ilustrasi - PNS - Foto: Istimewa/Dok. BKN

WAMENA – Pemkab Jayawijaya, Provinsi Papua, belum membahas pembukaan penerimaan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) formasi 2019. Hal itu dikarenakan, pengumuman seleksi formasi 2018 untuk daerah tersebut hingga kini belum dilakukan.

Bupati Jayawijaya, Jhon Richard Banua, mengatakan, edaran penerimaan CPNS 2019 sudah diterima. Tetapi, keberadaanya belum ditindaklanjuti. “Kami harus tunggu dahulu hasil tes 2018, baru kita buka 2019,” katanya, Senin (4/11/2019).

Hampir seluruh Kabupaten di Provinsi Papua belum mengumumkan tes CASN formasi 2018, yang sudah dilakukan beberapa waktu lalu. “Kami sendiri belum dapat informasi kapan diumumkan hasil formasi 2018. Keputusannya dari kementerian dan kami kabupaten tidak mengintervensi itu sama sekali,” tandasnya.

Pemerintah dan pencari kerja mengharapkan, kementerian segera mengumumkan terlebih dahulu hasil seleksi formasi 2018, sebelum membuka pendaftaran baru. “Karena kalau kita buka formasi 2019 dan peserta 2018 ikut lagi, dan mereka lolos pada formasi 2018 dan 2019, kita harus bagaimana,” cetusnya.

Tes CASN formasi 2018 di Kabupaten Jayawijaya dilakukan melalui sistem dalam internet (daring) atau online. Berdasarkan pantauan, walau tes daring merupakan yang pertama kali dilakukan di Jayawijaya, namun tidak mengalami banyak kendala.

Sementara itu, Pemkab Boyolali, Jawa Tengah mendapatkan jatah rekrutmen Formasi CPNS 2019 sebanyak 499 peserta. Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan, dan Pelatihan Daerah (BKP2D) Kabupaten Boyolali, Agus Santosa, mengatakan, pihaknya sudah menerima surat dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia.

Kuota rekrutmen formasi CPNS 2019 di Boyolali, sebanyak 499 peserta terdiri tenaga guru, kesehatan, dan teknis. “Rekrutmen formasi CPNS di Boyolali itu, terdiri dari tenaga guru sebanyak 332 orang, tenaga kesehatan 99 orang, dan tenaga teknis 68 orang,” jelas Agus Santosa.

Dari catatan Agus Santosa, jumlah rekrutmen CPNS di Boyolali tahun ini, meningkat dua orang dibanding 2018, yang hanya menerima 497 peserta. Namun, rekrutmen CPNS jika dibanding dengan jumlah pegawai yang memasuki masa pensiun di Boyolali tahun ini, masih kurang 58 orang. (Ant)

Lihat juga...