hut

Sambala Cobo cobo, Kuliner Khas Warga Way Sekampung

Editor: Koko Triarko

LAMPUNG – Menyusutnya debit air Sungai Way Sekampung di Kecamatan Sragi, Lampung Selatan (Lamsel), membuat warga sekitar mudah mendapatkan Kerang Cobo cobo, yang oleh masyarakat setempat biasa diolah menjadi beragam menu. Salah satunya, Sambala Cobo cobo.

Murni, warga Dusun Bunut Utara, Desa Bandar Agung, menyebut, jenis kerang air payau seperti kerang hijau tersebut, menurut Murni melimpah saat kemarau. Proses mencari Cobo cobo kerap dilakukan kaum laki-laki dan anak-anak. Cobo cobo yang hidup di tepian sungai Way Sekampung mudah diperoleh dari akar dan batang pohon.

Kerang yang hidup di habitat air payau secara bergerombol memudahkan proses pencarian. Murni dan para ibu rumah tangga lainnya biasa mengolah Cobo cobo menjadi berbagai kuliner sesuai selera.

Menurut Murni, warga sering membuat kerang Cobo cobo sebagai Sambala Cobo cobo. Proses pembuatannya cukup praktis, karena Cobo cobo hanya direbus, diberi sambal cabai merah atau saus tomat. Selebihnya, Cobo cobo bisa diolah menjadi kuliner sop, balado, tumis dan aneka olahan kuliner lainnya.

Cobo cobo yang matang setelah direbus siap disajikan dengan sambala cabai merah bercampur garam dan penyedap rasa bisa disantap sebagai teman makan nasi saat sarapan. -Foto: Henk Widi

“Melimpahnya Cobo cobo membuat kreasi kuliner bisa lebih bervariasi, dan Sambala Cobo cobo paling praktis dibuat dengan cepat tanpa harus menggunakan bahan bumbu yang banyak, tetapi tetap lezat disantap,” papar Murni, saat ditemui Cendana News tengah merebus Kerang Cobo cobo, di rumahnya, Sabtu (2/11/2019).

Kerang Cobo cobo setelah diperoleh dari sungai akan dibersihkan terlebih dahulu. Sebelum mengolahnya, Murni mengaku kerap mendiamkannya di dalam ember. Fungsinya untuk menghilangkan kotoran pasir dan lumut.

Proses pembersihan lanjutan bisa dilakukan dengan menyikat cangkang Cobo cobo sebelum direbus, agar benar-benar bersih.

Pembersihan Cobo cobo dengan air mengalir, menurut Murni menjadi pilihan agar kualitas rasa lebih lezat. Setelah dibersihkan, Cobo cobo bisa direbus dalam panci dengan air mendidih.

Selama proses merebus, Cobo cobo harus diaduk agar pematangan lebih merata, ditandai dengan cangkang yang terbuka. Daging Kerang Cobo cobo akan terlihat berwarna putih kekuningan dengan aroma yang menggugah selera.

“Cobo cobo sudah lezat disantap setelah direbus, cukup dengan garam, bawang merah dan cabai, tapi akan makin lezat saat ditambah sambala cabai merah,” tutur Murni.

‘Sambala’ dalam bahasa Bugis berarti sambal. Suku yang dominan mendiami tepian sungai Way Sekampung menjadikan Cobo cobo sebagai kuliner alternatif saat kemarau. Sebab, saat lahan tambak kering, warga tidak bisa memperoleh ikan bandeng dan udang vaname.

Pembuatan sambala menjadi pelengkap menyantap Cobo cobo yang sudah direbus, agar memiliki sensasi pedas.

“Sambala dibuat dengan campuran cabai merah, garam dan penyedap rasa dengan jumlah cabai yang banyak, agar pedas,” ungkap Murni.

Sambala yang dibuat pedas dengan aroma khas cabai merah, sekaligus untuk mengurangi rasa amis Cobo cobo. Sebab, proses menyantap Cobo cobo dilakukan dengan mencocol. Selain Sambala dari cabai merah, pilihan lain bisa memakai saus tomat untuk menambah kelezatan.

Murni, warga Dusun Bunut Utara, Desa Bandar Agung, Kecamatan Sragi, Lampung Selatan, memasakn Cobo cobo untuk disantap dengan cabai merah di rumahnya, Sabtu (2/11/2019). -Foto: Henk Widi

Setelah Sambala dibuat dan Kerang Cobo cobo matang, keduanya bisa disajikan sebagai hidangan menu sarapan.

Akib, salah satu kerabat Murni, menyukai Sambala Cobo cobo sebagai menu sarapan. Disantap dengan nasi hangat atau tanpa nasi, Sambala Cobo cobo memberi energi yang cukup sebelum memulai aktivitas. Dengan menu sederhana tersebut, bisa menambah gizi bagi tubuhnya. Selain itu, Sambala Cobo cobo menjadi menu pilihan tanpa harus mengeluarkan biaya.

“Kemarau jadi masa panen, dan Sambala Cobo cobo jadi pilihan paling lezat untuk diolah secara praktis dan cepat,” ungkap Akib.

Menurut Akib, Sambala Cobo cobo menjadi cara warga sepanjang DAS Way Sekampung mendapat bahan makanan. Meski tidak dibudidayakan, warga bisa mendapat kuliner bergizi dengan kandungan protein yang banyak.

Sambala dari cabai merah sekaligus menjaga stamina selama masa pancaroba, agar tidak gampang sakit.

Alif dan Hasan, anak-anak di Bandar Agung yang kerap mencari Cobo cobo, juga mengaku suka kuliner tersebut. Sebab, Cobo cobo mudah dicari dan pengolahan cukup mudah. Setelah direbus oleh sang ibu, kerang tersebut bisa disantap bersama rekan-rekan lainnya sembari bermain.

Lihat juga...

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

» www.escortantalyali.com