hut

Sampah Kembali Tutupi Kali Jambe di Bekasi

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

BEKASI – Pencemaran dan sampah sepertinya tak pernah habis terjadi di wilayah Bekasi. Baru seminggu UPTD Lingkungan Hidup wilayah 2 Tambun mengangkat tumpukan sampah di aliran Kali Jambe wilayah Desa Satriajaya, Tambun Utara, hamparan sampah kembali terjadi di aliran Kali Jambe Bekasi.

Kali ini sampah anorganik tersebut dengan kepadatan tinggi menutup titik aliran air di Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Pantauan Cendana News di lokasi, hamparan sampah disamping memiliki kepadatan yang cukup keras hingga susah diurai oleh petugas, panjang hamparan sampah mencapai 300 meter lebih. Sampah didominasi ampas sisa olahan biji plastik, sampah rumah tangga, kaleng minuman, dan styrofoam.

Kondisi di sekitar lokasi sampah pun terasa panas dan dipenuhi lalat, air yang menghitam dan tercemar. Sampah menumpuk akibat terjadi pendangkalan di bawah jalan tol Cikampek-Jakarta yang tidak bisa dibawa aliran air.

“Sudah tiga hari kami melakukan pengangkatan. 35 truk sampah berhasil mengangkut dan dibuang ke TPA Burangkeng,” ujar Subandi, Korlap wilayah 2 Tambun, Dinas Lingkungan Hidup, Kabupaten Bekasi, kepada Cendana News, Rabu (13/11/2019).

Subandi, Korlap wilayah 2 Tambun, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, saat ditemui Cendana News, di lokasi Kali Jambe, Rabu (13/11/2019). – Foto: Muhammad Amin

Dikatakan, penyebab sampah tak lain karena kurangnya kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan. Sampah tersebut ungkap Subandi, merupakan sampah kiriman dari hulu sungai atau Kali Jambe yang berada di wilayah Kota Bekasi.

Subandi mengatakan bahwa Pemerintah Kota Bekasi membantu tiga unit truk sampah digunakan untuk pengangkutan sampah. Namun demikian jelasnya, Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi sudah menjanjikan akan dipasang jaring di perbatasan kali Jambe antara kota dan kabupaten Bekasi.

Diperkirakan, pengangkutan sampah yang menumpuk di Kelurahan Jatimulya, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi lebih dari 100 truk sampah. Meski sudah tiga hari petugas melakukan penguraian sampah, hanya bagian pojok yang terurai.

“Sekarang sudah hampir 40 truk sampah mengangkut, belum ada perubahan, tumpukan sampah masih panjang. Petugas kesulitan mengurai karena tumpukan sampah cukup padat,” tegas Subandi.

Satu truk sampah ungkapnya, memiliki berat 6 ton. Subandi mengatakan, sampah di Desa Satriajaya tiga hari selesai dan hanya 35 truk. Di Jatimulya sudah tiga hari dan 35 truk yang mengangkut hamparan sampah, masih panjang.

Tim UPTD Lingkungan Hidup wilayah 2 Tambun menurunkan 30 orang tim untuk melakukan pembersihan sampah di hamparan Kali Jambe. Mereka dibantu alat berat dari KRL yang tengah mengerjakan tol Cikampek.

Lihat juga...