hut

Sapi asal Sulsel Penuhi Kebutuhan Daging Balikpapan

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

BALIKPAPAN – Ratusan ekor sapi dari Sulawesi Selatan (Sulsel) didatangkan untuk memenuhi kebutuhan daging di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Pekan lalu, ada 108 ekor sapi telah tiba di Balikpapan.

Sebelum dikirimkan ke berbagai daerah, binatang ternak itu menjalani karantina oleh Balai Karantina Pertanian Kelas 1 Balikpapan.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak Keswan) Kaltim, Dadang Sudarya, menjelaskan, sapi yang baru tiba di wilayah Kaltim akan menjalani pemeriksaan sampel darah.

Dadang Sudarya, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kaltim, saat dijumpai, Senin (11/11/2019) – Foto: Ferry Cahyanti

“Tindakan ini untuk memastikan tidak ada penyakit menular yang dibawa ternak dari daerah asalnya,” kata Dadang, Senin (11/11/2019).

Jika Balai Karantina menyatakan sapi-sapi tersebut bebas dari penyakit, maka akan diizinkan masuk. Pemeriksaan itu, untuk mencegah penularan penyakit, juga memastikan daging sapi yang beredar layak konsumsi.

Lebih lanjut, Dadang Sudarya mengatakan, dari 108 ekor sapi yang diperiksa, terdiri dari 96 ekor betina dan 12 ekor jantan. Dari hasil pemeriksaan yang sudah dilakukan, ternak tersebut dinyatakan sehat. “Alhamdulillah bagus, sehat dan gemuk,” ucap Dadang.

Untuk selanjutnya, sapi tersebut akan disalurkan kepada enam kelompok tani (poktan) di sejumlah wilayah Kaltim. Masing-masing poktan mendapatkan 18 ekor yang terdiri dari 16 betina dan 2 jantan.

Poktan yang menerima sapi tersebar di kabupaten dan kota. Yakni Kutai Kartanegara dua poktan, Bontang satu poktan dan Kutai Timur tiga poktan. Dalam setiap poktan beranggotakan antara 15-20 peternak.

Mereka yang akan mengembangbiakkan sapi ini untuk memenuhi kebutuhan daging kedatangan 108 ekor sapi dari Sulawesi Selatan.  Ini merupakan ‘kloter’ terakhir program pengadaan ternak sapi 2019 yang bersumber dari APBD Provinsi Kaltim.

Program pengembangbiakan sapi-sapi ternak adalah upaya menambah indukan sapi untuk memenuhi kebutuhan daging.

Karena hanya mampu menyuplai 27,3 persen kebutuhan daging sapi, setiap tahun Disnak Keswan Kaltim rutin mendatangkan sapi dari luar daerah dan luar negeri.

“Dengan kedatangan sif terakhir ini, maka pengadaan ternak sapi tahun 2019 sudah terpenuhi 100 persen. Insya Allah tahun depan bisa lebih banyak lagi,” kata Dadang Sudarya.

Disnak Keswan Kaltim mencatat kebutuhan sapi mencapai 100 ribu ekor per tahun. Namun dari jumlah itu, provinsi ini baru memenuhi kurang dari 30 ribu ekor.

Demi mewujudkan target swasembada daging sapi, pemerintah setempat membuat program 2 juta sapi dengan memanfaatkan lahan tambang dan perkebunan.

Lihat juga...

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

» www.escortantalyali.com