hut

Satgas Pamtas RI-PNG Manfaatkan Lahan Kosong Untuk Kebun Sayur

MERAUKE – Prajurit TNI Batalyon Infanteri Mekanis Raider (Yonif MR) 411/Pandawa Kostrad, yang tergabung dalam Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Republik Indonesia-Papua Nugini (Satgas Pamtas RI-PNG), memanfaatkan lahan kosong untuk bercocok tanam.

Berbagai macam jenis sayur-sayuran, seperti kacang panjang, sawi, kangkung dan tomat ditanam di lahan kosong yang berada di sekitar Pos Kaliwanggo Satgas Yonif MR 411/Pandawa Kostrad, Distrik Sota, Merauke, Papua.

Dalam rilis yang diterima Cendana News, Kamis (7/11), Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/Pandawa Kostrad, Mayor Inf. Rizky Aditya, menuturkan, bahwa pemanfaatan lahan kosong oleh personel Pos Kaliwanggo yang dijadikan kebun sayuran, merupakan hal positif yang terus dikembangkan oleh personel pos jajaran Satgas, baik itu di lingkungan masyarakat maupun di lingkungan prajurit sendiri.

Menurutnya, hal tersebut juga sebagai tindak lanjut dari nota kesepahaman antara TNI dengan Kementerian Pertanian (Kementan), untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional.

“Prajurit penjaga perbatasan pun mengimplementasikannya dengan memanfaatkan lahan kosong yang ada, supaya lebih produktif dan bermanfaat,” kata Mayor Inf. Rizky Aditya.

Kegiatan ketahanan pangan juga dilakukan bersama masyarakat yang ada di sekitar pos Satgas, hal tersebut bertujuan untuk membantu meningkatkan hasil panen dan kesejahteraan masyarakat di perbatasan.

Dansatgas menegaskan, bahwa sesuai tekad Satgas Yonif MR 411/Pandawa Kostrad sejak awal bertugas adalah membawa perubahan baik dan kebermanfaatan bagi masyarakat.

Sementara itu, Komandan Pos Kaliwanggo, Kapten Inf. Adik Sunarto, mengatakan bahwa kegiatan berkebun dengan memanfaatkan lahan kosong yang ada di sekitar pos adalah untuk mengisi waktu luang, di samping tugas pokok sebagai pasukan penjaga perbatasan yang diemban.

“Hasil panennya lumayan bisa untuk dikonsumsi sendiri guna memenuhi kebutuhan sehari-hari dapur pos, sehingga waktu luang di medan tugas pun bisa dimanfaatkan untuk hal-hal positif dan bermanfaat,” katanya. (Ist)

Lihat juga...