hut

Sekolah Ramah Anak di Gianyar Laksanakan Sehari Belajar di Luar Kelas

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

DENPASAR – 30 Sekolah Ramah Anak di Kabupaten Gianyar secara serentak melaksanakan kegiatan sehari belajar di luar kelas.

Kegiatan sehari belajar di luar kelas tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Anak Universal atau Universal Children’s Day yang diperingati setiap tanggal 20 November mendatang.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Gianyar, Cokorda Gede Bagus Lesmana Trisnu, mengatakan, kegiatan sehari belajar di luar kelas dilaksanakan secara serentak pada satuan pendidikan mulai dari tingkat PAUD, TK, SD, MTS/SMP, SMA/MA dan SLB tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Gianyar, Cokorda Gede Bagus Lesmana Trisnu, di ruang kerjanya, Kamis (7/11/2019) -Foto: Sultan Anshori.

Pelaksanaan sehari belajar di luar kelas dilakukan dalam upaya memenuhi, menjamin dan melindungi hak anak, sehingga perlu memastikan bahwa satuan pendidikan mampu mengembangkan bakat dan kemampuan anak melalui Sekolah Ramah Anak.

Berdasarkan hasil pemantauan pelaksanaan sehari belajar di luar kelas di SD Negeri 3 Sukawati, anak-anak terlihat diajak beraktivitas sesuai dengan minatnya. Mulai dari membaca buku cerita, berkebun, membersihkan kelas serta bermain permainan tradisional.

“Sebelum melaksanakan kegiatan, anak-anak juga diajak sarapan bersama serta berdoa berdasarkan keyakinan masing-masing. Anak-anak juga dilatih simulasi evakuasi ketika terjadi gempa,” ujar pria yang akrab disapa Cok Trisnu, saat ditemui, Kamis (7/11/2019).

Cok Trisnu menambahkan, adapun jadwal kegiatan sehari belajar di luar kelas diisi dengan kegiatan produktif dan edukasi yang bersifat melatih diri serta kegiatan simulasi evakuasi bencana alam, lagu dan gerak senam Germas, permainan tradisional, tepuk hak anak dan yel-yel sekolah ramah anak, deklarasi sekolah ramah anak, pelantikan tim sekolah ramah anak dan penutupan dengan menyanyikan lagu Maju Tak Gentar.

“Kegiatan ini juga memberikan edukasi kepada orang tua, agar menyiapkan sarapan yang sehat untuk anaknya,” kata Cok Trisnu.

Ditambahkan Cok Trisnu, kegiatan sehari belajar di luar kelas ini juga merupakan salah satu program meningkatkan kecintaan anak kepada alam, berinteraksi dengan sesama. Juga memberikan ruang kepada ekspresi anak melalui permainan tradisional. Harapannya kegiatan ini, tidak hanya dilaksanakan setahun sekali tetapi juga secara berkelanjutan dilaksanakan di sekolah-sekolah.

“Masing-masing sekolah sudah rutin melaksanakan. Ada yang setiap bulan, ada yang tiap minggu tergantung kebijakan sekolahnya,” imbuh Cok Trisnu.

Lihat juga...