hut

Tagana Lampung Selatan Rutin Sosialisasikan Mitigasi Bencana ke Sekolah

Editor: Mahadeva

LAMPUNG – Taruna Siaga Bencana (Tagana) Lampung Selatan, rutin menyosialisasikan program mitigasi bencana kepada siswa sekolah di daerahnya.

Hasran Hadi, Sekretaris Tagana Lampung Selatan menyebut, mitigasi bencana harus rutin dilakukan dilatihkan kepada siswa sekolah. Hal itu untuk membantu mengurangi risiko bencana. Potensi bencana alam di Lamung Selatan sesuai dengan potensi alam yang ada adalah, gunung meletus tsunami, gempa bumi, banjir, tanah longsor, dan puting beliung. Mitigasi bencana diberikan sejak dini, kepada siswa mulai dari tingkat SD hingga SMA. Sosialisasi dan pelatihan diberikan, untuk meningkatkan kesadartahuan bencana alam sejak dini.

Sejumlah wilayah di Lampung Selatan telah dipetakan sebagai kawasan Kampung Rawan Bencana (KRB). Dengan pelatihan yang diberikan sejak dini, anak-anak akan memeiliki pemahaman mengenai jalur evakuasi saat terjadi bencana.

Hasran Hadi, sekretaris Tagana Lamsel memberikan pertanyaan jenis bencana kepada siswa dalam kegiatan TMS di SDN 4 Sidoharjo Kecamatan Way Panji Lampung Selatan, Sabtu (16/11/2019) – Foto Henk Widi

Sejak awal 2019, Program Tagana Masuk Sekolah (TMS) telah digelar untuk kegiatan sosialisasi tersebut. Dan saat ini sudah terbentuk tujuh Kampung Siaga Bencana (KSB) di Lampung Selatan. “Pada sejumlah daerah rawan, telah dibentuk kampung siaga bencana, bagi anak-anak Tagana Lamsel dilibatkan dalam TMS, agar pemahaman tentang kebencanaan dipahami sejak usia dini,” ungkap Hasran Hadi kepada Cendana News, Sabtu (16/12/2019).

TMS pada pekan kedua November dilakukan di SDN 4 Sidoharjo, Kecamatan Way Panji. Wilayah Sidoharjo berpotensi rawan bencana angin puting beliung, gempa bumi. Sosialisasi dengan bahasa yang mudah dimengerti, salah satunya dengan bernyanyi dan simulasi.

Kemudian digelar simulasi antisipasi bencana gempa bumi di lingkungan sekolah. Siswa dikenalkan pemanfaatan alat seperti meja, kursi untuk melindungi kepala saat terjadi bencana. “Selama sosialisasi, kami memberikan kuis berhadiah agar anak-anak semakin tertarik,” tambahnya.

Harno, Guru kelas 6 SD N 4 Sidoharjo menyebut, sosialisasi mitigasi bencana melalui TMS bersifat positif. Setiap Sabtu, sekolah menggunakan waktu untuk kegiatan Pramuka. Salah satu materi yang diberikan diantaranya membuat tandu untuk peralatan penyelamatan.

Lihat juga...

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

» www.escortantalyali.com