hut

Tahun Ini Kemendag Bagi-Bagi 7.050 Gerobak Gratis

Editor: Mahadeva

PURWOKERTO – Kementrian Perdagangan (Kemendag) di tahun ini mengalokasikan bantuan 7.050 buah gerobak, untuk mendongkrak penghasilan Pedagang Kaki Lima (PKL) dan program penataan di wilayah.

Gerobak tersebut dibagikan kepada seluruh kabupaten dan kota, dengan jumlah penerima bantuan sesuai kebutuhan. “Sebelumnya, dari kita sudah melakukan survei, sehingga bantuan untuk tiap kabupaten dan kota tidak sama. Ada yang mendapat 100 gerobak, ada yang 75 dan ada yang 50 gerobak. Untuk Kabupaten Banyumas ini, kita berikan bantuan 100 gerobal dan 50 coolbox,” kata Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag RI, Drs Suhanto MM, usai menyerahkan bantuan gerobak kepada pedagang di Banyumas, Jumat (1/11/2019).

Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag RI, Drs Suhanto MM memberikan penjelasan tentang bantuan gerobag di Banyumas, Jumat (1/11/2019). (FOTO : Hermiana E.Effendi)

Suhanto menyebut, pemerintah daerah sudah harus mulai menata keberadaan PKL. Untuk mendongkrak penghasilan pedagang, maka perlu dilakukan penataan, baik dari sisi lokasi maupun penampilan. Jika penampilan pedagang lebih rapi dan higienis, diyakini akan mendongkrak omset.

Pembeli akan berdatangan, dan tidak ragu untuk berbelanja. “Banyumas ini destinasi wisatanya sudah sangat ramai, terbukti saat akhir pekan, hotel-hotel penuh. Artinya kunjungan wisata sudah tinggi dan para PKL ini juga berhak untuk ikut merasakan peningkatan penghasilan. Karena itu, mulai kita tata, kita buatkan shelter-shelter, pusat kuliner juga ditata lebih rapi. Berdagang dengan gerobak, jika dilihat lebih higienis dan rapi,” terangnya.

Untuk kriteria penerima bantuan, diserahkan sepenuhnya kepada pemerintah daerah. Namun, diutamakan PKL dan warga asli dari kabupaten dan kota tersebut. Gerobak diberikan secara gratis, pedagang tidak dipungut biaya apapun.

Salah satu pedagang penerima bantuan, Saliman (52), warga Desa Kalibagor, Kecamatan Kalibagor, Kabupaten Banyumas, mengaku sangat senang mendapat gerobak baru. Saliman yang berdagang batagor, selama ini hanya menggunakan kotak kayu yang dibuat sendiri, untuk menjalankan usahanya. “Kalau dengan gerobak ini, bisa muat dagangan lebih banyak, dan saya juga bisa mangkal di sekolah-sekolah. Untuk berpindah tempat mangkal juga lebih mudah,” tuturnya.

Saliman optimistis, jika berdagang dengan gerobak baru, penghasilannya akan meningkat. Karena, kapasitas angkut dagangan menjadi lebih banyak, dan terlihat lebih bersih serta rapi. Sehingga diyakini akan mengundang pembeli datang.

Lihat juga...

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

» www.escortantalyali.com