Tari Jepen Menghiasi Taman Mini Menari

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

JAKARTA – Tari Jepen Begenjoh persembahan sanggar Putri menghiasi pentas seni Taman Mini Menari.

Gerak gemulai dua penari wanita dengan busana khas Kalimantan Timur (Kaltim) yang berhias topi dayak dan teratai bahu serta kain samping, sangat mempesona. Begitu juga dengan seorang penari pria terlihat sangat gagah mengenakan busana warna merah berpadu kuning emas.

Dalam setiap gerak tarinya dimanjakan dengan alunan Gerbang Benua Etam yang berpadu dengan iringan musik gambus Melayu.

Pelatih Sanggar Putri, Eka Maryanti mengatakan, lagu ini menceritakan tentang persembahan kepada pendatang yang berkunjung ke Benua Etam.

Pelatih tari Sanggar Putri, Eka Maryati saat ditemui di Kuncungan Sasono Utomo pada acara Taman Mini Menari di area Plaza Tugu Api TMII, Jakarta, Minggu (24/11/2019) sore. Kuncungan Sasono Utomo ini menghadap ke Plaza Tugu Api TMII. Foto: Sri Sugiarti

Selain untuk menyambut tamu juga sekaligus memperkenalkan warisan budaya dari leluhur dengan nyanyian lagu-lagu dan tarian Jepen.

“Agar seni dan budaya Kaltim terus terjaga sampai ke generasi berikutnya,” kata Eka kepada Cendana News ditemui di sela-sela acara Taman Mini Menari di Plaza Tugu Api Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Minggu (24/11/2019) sore.

Dalam kemeriahan Taman Mini Menari ini, Eka berharap tarian khas Kaltim bisa lebih dikenal lagi oleh seluruh masyarakat Indonesia. Dia juga berharap TMII tetap maju dan sukses dalam mengembangkan dan melestarikan budaya bangsa.

Begitu juga dengan Andi Piranda, pelatih tari Sanggar Bunga Tanjung berharap program Taman Mini Menari terus dilaksanakan untuk memperkenalkan budaya daerah.

Pelatih tari Sanggar Bunga Tanjung, Andi Piranda saat ditemui di acara Taman Mini Menari di area Plaza Tugu Api TMII, Jakarta, Minggu (24/11/2019) sore. Foto: Sri Sugiarti

“Taman Mini Menari ini jadi wadah seni budaya. Diharapkan masyarakat lebih mengenal dan tahu budaya yang ada di Indonesia dengan nonton acara ini,” ujar Andi kepada Cendana News.

Dalam kemeriahan Taman Mini Menari ini, Sanggar Bunga Tanjung mempersembahkan Tari Lancang Kuning.

Tarian ini berkisah tentang perahu kebesaran kerajaan Melayu Riau, yang telah mengelilingi nusantara. “Tarian ini kita bangkitkan lagi di Taman Mini Menari, tujuannya agar pengunjung TMII, khususnya generasi muda lebih mengenal,” ujar Andi.

Tari Lancang Kuning, persembahan Sanggar Bunga Tanjung memeriahkan Taman Mini Menari di area Plaza Tugu Api TMII, Jakarta, Minggu (24/11/2019) sore. Foto: Sri Sugiarti

Kepala Bidang Diklat dan Pembinaan Potensi TMII, Endang Sari Dewi, mengatakan, Taman Mini Menari kali ini menyertakan 300 penari dari 9 sanggar dan diklat seni anjungan daerah yang ada di TMII.

Pentas ragam seni budaya dari berbagai daerah dalam kemeriahan Taman Mini Menari ini sebagai sajian penghujung tahun 2019.

“Jadi kita akan berjumpa kembali di tahun depan 2020 dalam program Taman Mini Menari,” ujar Endang kepada Cendana News.

Kepala Bidang Diklat dan Pembinaan Potensi TMII, Endang Sari Dewi, saat ditemui di TMII, Minggu (24/11/2019) – Foto: Sri Sugiarti

Dalam pergantian tahun, Endang berharap TMII tetap menjadi Soko Guru seni tradisi seluruh Indonesia.

“Jadi tetap akan kita pertahankan dan laksanakan karena sesuai dengan visi misi TMII sebagai pelestari budaya nusantara,” tutupnya.

Lihat juga...