hut

Tempat Makan Aman di Padang Diberi Label Recommended

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

PADANG – Pemerintah Kota Padang, Sumatera Barat, menganjurkan kepada masyarakat maupun wisatawan agar menikmati kuliner atau makanan kepada restoran dan kafe yang telah memiliki label atau stiker recommended (direkomendasikan).

Adanya stiker itu, merupakan restoran dan kafe yang dinilai Pemko Padang terjamin soal harga dan layanannya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Kota Padang, Arfian, mengatakan, restoran dan kafe yang telah diberi label atau stiker recommended itu, merupakan rumah makan yang sudah dijamin soal harga makanan dan minuman relatif normal, dan layanannya juga ramah.

Ikan bakar Padang yang ada di rumah makan Bu Tres Padang, Sabtu (30/11/2019)/Foto: Istimewa

“Memang banyak laporan dari masyarakat dan juga wisatawan bahwa ada tempat makan di Padang ini harganya tidak masuk akal. Kalau kita di Padang menyebutnya main pakuak (harga sekehendak yang jual). Untuk menghindari masyarakat dan wisatawan alami kerugian, kita data tempat makan dan minuman, bagi yang terbilang memenuhi standardisasi, kita kasih stiker recommended,” katanya, Sabtu (30/11/2019).

Menurutnya, dengan adanya stiker recommended itu, maka Pemko Padang memberikan rekomendasi atau jaminan kepada masyarakat atau wisatawan bahwa untuk makanan dan minuman yang ada stiker recommended, adalah tempat yang bagus untuk didatangi dan layak dijadikan tempat menikmati kuliner Padang.

Sampai saat ini, Arfian menjelaskan, ada sebanyak 58 restoran dan kafe di Kota Padang telah mendapatkan tanda recommended. Stiker rekomendasi Pemko Padang itu ditandai dengan stiker yang dipasang di bagian depan pintu masuk restoran dan kafe, agar mudah terlihat oleh pelanggan.

Dikatakannya, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh pihak restoran dan kafe untuk mendapatkan stiker rekomendasi itu, seperti sanitasi yang baik, daftar harga termasuk pajak yang jelas, ruang salat dan yang pasti telah memiliki izin Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP).

Artinya, dengan telah adanya stiker rekomendasi itu, keuntungan yang bisa diperoleh oleh pihak restoran dan kafe, yakni Pemko Padang dapat mempromosikannya kepada masyarakat dan juga wisatawan.

“Jadi dengan label recommended itu, pihak restoran atau kafe akan dapat memiliki daya jual dalam promosinya. Para wisatawan yang datang di Padang juga akan cenderung memilih restoran dan kafe yang direkomendasikan tersebut. Sehingga kalau mau makan, makanlah di rumah makan, restoran dan kafe yang telah direkomendasikan,” ungkapnya.

Ia berharap dengan adanya upaya Pemko Padang memberikan stiker rekomendasi kepada restoran dan kafe, dapati mengurangi rumah makan, restoran dan kafe yang menaikkan harga semaunya, yang dapat membuat para wisatawan membawa kesan buruk saat meninggalkan Kota Padang.

“Kalau mereka sudah mendapatkan kesan buruk, tentu tidak mau kembali lagi. Tapi kalau mereka mendapatkan kesan yang baik, ada kemungkinan mereka kembali ke Padang. Nah citra baik ini yang perlu kita sama-sama bangun,” katanya lagi.

Ia menyebutkan, pemberian rekomendasi ke rumah makan, restoran dan kafe ini telah berjalan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tujuan awalnya agar memberikan rasa nyaman kepada wisatawan  bukan hanya berasal dari Sumatera Barat, tapi juga untuk wisatawan lokal maupun internasional.

“Tapi, restoran yang telah mendapatkan rekomendasi bisa dicabut kembali apabila dalam perjalanannya mereka tidak memenuhi syarat lagi. Pokoknya selama berjalan mereka harus tetap memenuhi syarat yang telah ditentukan,” tegasnya.

Pemko Padang, sambungnya, telah melakukan rekomendasi kepada restoran dan kafe semenjak tahun 2016. Setiap tahunnya selalu ada restoran yang direkomendasikan oleh Pemko Padang.

Saat ini jumlah rumah makan, restoran dan kafe yang ada totalnya mencapai ribuan, untuk yang telah mendapatkan label recommended 58 tempat makan dan minum.

Lihat juga...