‘Trash Hero’ Maumere Ajar Murid SDN Koja Doi Tentang Kebersihan

Redaktur: Muhsin E Bijo Dirajo

MAUMERE — Kesadaran pelajar di desa Koja Doi kecamatan Alok Timur kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengenai kebersihan sudah mulai tumbuh akibat seringnya dilakukannya edukasi. Komunitas yang ikut berperan aktif mewujudkan hal teresbut, salah satunya Trash Hero Maumere.

Koordinator Trash Hero Maumere Wenefrida Efodia Susilowati saat memberikan edukasi kepada pelajar, Kamis (28/11/2019).Foto : Ebed de Rosary

Kordinator Trash Hero Maumere Wenefrida Efodia Susilowati menyebutkan, edukasi dilakukan dengan cara dan tempat yang berbeda, seperti di sekolah maupun di pesisir pantai.

“Biasanya kami memberikan edukasi tentang jangan membuang sampah sembarangan.Juga terkait dengan bahaya sampah terutama sampah plastik bagi lingkungan khususnya laut,” ujarnya, Kamis (28/11/2019).

Bahaya sampah plastik bagi kehidupan biota laut sebut Susi juga disampaikan bukan saja kepada para pelajar tetapi lebih khususnya kepada kaum lelaki yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan dan pemilik kapal motor penumpang.

“Kaum ibu dan remaja juga kami ajarkan mengenai bagaimana mengolah sampah plastik menjadi aneka kerajinan tangan yang bisa dijual dan mendatangkan pendapatan,” ucapnya.

Direktur Bank Sampah Flores ini pun menambahkan, hari ini Kamis (28/11/2019) pihaknya mengajak para siswa kembali melakukan aksi membersihkan sampah di pesisir pantai dan bukit batu purba di pulau Koja Doi.

“Sehabis membersihkan sampah kami memberikan hadiah berupa buku tulis dan pensil kepada anak-anak. Ini sekedar pemicu saja agar timbul kesadaran sejak usia dini,” ungkapnya.

El Anshari, relawan Trash Hero di desa Koja Doi mengatakan, para relawan di desa ini seminggu sekali selalu mengajak anak-anak membersihkan sampah di pesisir pantai.

“Anak-anak sudah paham dan mengerti sehingga saat disampaikan ada kegiatan pungut sampah mereka langsung berkumpul dan membawa karung untuk menaruh sampah,” tuturnya.

Fadli salah seorang murid SDN Koja Doi yang ditanyai saat aksi bersih pantai mengaku senang bisa ikut memilih sampah bersama teman-temannya yang tinggal di pulau Koja Doi.

“Saya senang bisa ikut pilih sampah bersama teman-teman. Biasanya siapa yang mengumpulkan sampah terbanyak akan dapat hadiah. Kami di desa ini ada 11 kelompok anak-anak yang selalu ikut kegiatan pungut sampah,” ujarnya.

Lihat juga...