hut

Warga Jakbar Diimbau Waspadai Aksi Penyiraman Cairan Kimia

Sketsa wajah seorang pria yang diduga sebagai pelaku penyiraman cairan kimia terhadap dua siswi SMPN 229 Jakarta Barat – Foto Ant

JAKARTA – Warga Jakarta Barat diminta agar mewaspadai aksi penyiraman cairan kimian. Hal itu menjadi respon setelah terjadinta tiga aksi penyiraman cairan kimia di daerah tersebut.

Penyiraman menimpa beberapa anak sekolah dan seorang penjual sayur. “Semua pihak dan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap orang-orang yang tidak bertanggung jawab,” ujar Rustam, Sabtu (16/11/2019).

Rustam menginginkan kewaspadaan pihak berwenang, mulai dari aparat sipil hingga aparat keamanan untuk ditingkatkan. Terutama, di saat jam-jam rawan kesempatan kejahatan terjadi. Selain itu, antarsesama warga Jakarta Barat, diminta peduli dengan kawasan di sekitarnya demi meminimalkan kejahatan.

Pelaku penyiraman cairan kimia berhasil ditangkap dan ditahan oleh Polda Metro Jaya. “Karena masalah ini sudah sangat meresahkan masyarakat,” tandasnya.

Sebelumnya, enam siswi SMPN 207 Kembangan menjadi korban penyiraman cairan kimia sepulang sekolah di Jalan Mawar, Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat, Jumat (15/11/2019) sekira pukul 13.00 WIB. Kejadian tersebut menjadi kejadian ketiga kalinya di wilayah Jakarta Barat. Pertama, penyiraman cairan kimia terhadap dua siswi SMPN 229 Kebon Jeruk pada 5 November 2019.

Disusul penyiraman cairan kimia kepada seorang nenek pedagang sayuran di Taman Aries, Meruya Utara, Kembangan pada 8 November. Lalu enam siswi SMPN 207 Kembangan menjadi korban penyiraman cairan kimia sepulang sekolah di Jalan Mawar, Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat, Jumat (15/11/2019) sekitar pukul 13.00 WIB. (Ant)

Lihat juga...