Aceh Berpeluang Gelar Pilkada di 2022

Ilustrasi sosialisasi pengawasan pilkada – Foto Ant

BANDA ACEH – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh menyatakan, provinsi itu berpeluang menyelenggarakan pemilihan kepala daerah atau pilkada serentak pada 2022.

“Peluang melaksanakan pilkada serentak pada 2022 sangat besar, karena Aceh memiliki undang-undang khusus,” kata Ketua KIP Aceh, Samsul Bahri, Minggu (1/12/2019).

Samsul Bahri menyebut, secara nasional dalam Undang-Undang No7/2017, tentang pemilu disebut, pemilu legislatif dan pilkada digelar serentak pada 2024. Namun, Undang-Undang No.11/2006, tentang pemerintahan Aceh (UUPA) dengan tegas menyebut, pilkada di Aceh digelar lima tahun sekali. “Pilkada serentak terakhir digelar para 2017. Jika mengacu pada UUPA, maka pilkada serentak digelar 2022 mendatang. Dan ini juga diatur dalam aturan turunan UUPA yakni qanun atau peraturan daerah,” sebut Samsul Bahri.

Permasalahan pilkada tersebut, sudah disampaikan KIP kepada pimpinan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam rapat beberapa waktu lalu di Yogyakarta. “Saya juga mendapat informasi teman-teman di DPR Aceh juga menyampaikan hal serupa kepada Menteri Dalam Negeri. Aceh memiliki undang-undang yang mengatur pilkada digelar lima tahun sekali,” kata Samsul Bahri

Oleh karena itu, Samsul Bahri mendorong, DPR Aceh dan Pemerintah Aceh duduk bersama membahas persoalan tersebut. Utamanya, agar pilkada bisa digelar 2022. “Semua ini tergantung kepada Pemerintah Aceh dan DPR Aceh. Masalah ini harus segera dibahas. Jangan nanti pada 2022, saat pilkada tidak bisa digelar, baru bersuara. Peluang Aceh menggelar pilkada pada 2022 sangat besar,” pungkas Samsul Bahri. (Ant)

Lihat juga...