Ada Tujuh Titik Rawan Longsor di Padang Panjang dan Sekitarnya

Ilustrasi - Longsor - Dok CDN

PADANG PANJANG – Pihak kepolisian menyatakan, ada tujuh titik di wilayah Kota Padang Panjang, Sumatera Barat dan sekitarnya, yang masuk katagori rawan longsor. Sehingga, perlu menjadi perhatian pengendara agar berhati-hati saat melintas di daerah tersebut.

“Di wilayah hukum Polres Padang Panjang ada tujuh titik rawan longsor tersebar di Padang Panjang, dan di Kabupaten Tanah Datar yang berada di Kecamatan X Koto, Batipuh dan Batipuh Selatan,” kata Kasart Lantas Polres Padang Panjang, Iptu Saherman, di Padang Panjang, Rabu (25/12/2019).

Di masa libur akhir tahun yang juga saat puncak musim hujan di Sumbar, pengendara diharapkan meningkatkan kehati-hatian saat melintas di wilayah rawan longsor. Terutama saat kondisi hujan turun dengan deras. Sebaran titik longsor ada di Air Terjun, Kecamatan X Koto. Selain rawan longsor, juga terdapat kerawanan lain di objek wisata Air Terjun Lembah Anai.

Saat hujan deras terjadi peningkatan debit, sehingga air meluap ke jalan dan menghambat lalu lintas. “Belajar dari pengalaman saat air meluap ke jalan pada Minggu(22/12/2019), kami sudah pasang imbauan agar pengendara juga tidak memaksakan diri melintas saat air sudah meluap dan menghambat lalu lintas,” katanya.

Di kecamatan yang sama, titik rawan longsor lain berada di Batu Badukuang, Singgalang Kering Lembah Anai dan Kelok Hantu Aia Angek. Kemudian di Bukit Berbunga Silaing Bawah di Padang Panjang, Sungai Ungkang di Kecamatan Batipuh dan Malalo di Kecamatan Batipuh Selatan. Beberapa titik rawan longsor tersebut juga termasuk daerah rawan kecelakaan dan rawan macet. Potensi tersebut dikarenakan, kondisi jalan berkelok dan menanjak mengarah ke Bukittinggi seperti di Singgalang Kering, Bukit Berbunga dan Kelok Hantu Aia Angek.

Lihat juga...