Akhir Tahun Arus Penyeberangan di Bakauheni Lengang

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

LAMPUNG – Penghujung tahun 2019 arus penyeberangan di pelabuhan penyeberangan Bakauheni, Lampung Selatan (Lamsel) terlihat lengang.

Hasan Lessy, General Manager PT ASDP Indonesia Ferry cabang Bakauheni, Lamsel membenarkan kondisi tersebut. Ia menyebut loket pembelian tiket pejalan kaki, motor dan roda empat terlihat lengang.

General Manager PT ASDP Indonesia Ferry cabang Bakauheni, Lampung Selatan, Hasan Lessy (kanan) memberikan kue kepada pengendara roda dua yang akan menyeberang ke pelabuhan Merak dari Bakauheni, Selasa (31/12/2019) – Foto: Henk Widi

Sehari sebelumnya, Senin (30/12) loket pembelian tiket kendaraan roda dua, roda empat dan pejalan kaki dipenuhi antrean. Sejumlah masyarakat yang akan merayakan pergantian malam tahun baru di pulau Jawa menjadi pemicu kepadatan arus penumpang.

Lengangnya penumpang tersebut terpantau saat petugas membagikan ratusan kotak berisi kue dan air minum.

Pembagian kue berikut minuman ringan menurut Hasan Lessy dilakukan oleh PT ASDP Indonesia Ferry sebagai kepedulian bagi pengguna jasa. Sebanyak 1000 kotak kue, minuman ringan tersebut dibagi pada Senin (24/12) dan Rabu (25/12) dan Selasa (31/12) dan Rabu (1/1/2020).

Pembagian kue tersebut dilakukan oleh petugas di loket penjualan tiket pejalan kaki, kendaraan roda empat, kendaraan roda dua.

“Penghujung tahun ini volume penumpang pejalan kaki, motor dan roda empat mengalami penurunan dan diprediksi akan meningkat pada awal tahun seusai libur awal tahun serta berakhirnya libur sekolah,” ungkap Hasan Lessy saat ditemui Cendana News di loket penjualan tiket kendaraan roda dua, Selasa (31/12/2019).

Jalur khusus kendaraan roda dua disiapkan menghindari kemacetan, Selasa (31/12/2019) – Foto: Henk Widi

Meski terlihat lengang di sejumlah loket penjualan tiket, jumlah kendaraan menyeberang terpantau meningkat. Sebelumnya pada Senin (30/12) sebanyak 6.805 unit diseberangkan dari Bakauheni menuju Merak.

Jumlah tersebut meliputi sebanyak 1.832 unit kendaraan roda dua, 3.910 unit kendaraan roda empat, 174 unit bus, 889 truk dan 4.973 kendaraan roda empat lebih. Penumpang diseberangkan sebanyak 34.927 orang.

Jumlah tersebut menurutnya meningkat hingga Selasa (31/12) sebanyak 7.780 unit kendaraan diseberangkan. Jumlah kendaraan sebanyak itu terdiri dari sebanyak 1.178 unit, 4.744 unit bus, 343 unit truk dan sebanyak 1.515 kendaraan roda empat lebih.

Sebaliknya jumlah penumpang menyeberang ke Merak naik menjadi 41.057 orang. Penumpang yang menyeberang diantaranya di atas kendaraan 34.521 orang dan 6.535 pejalan kaki.

“Sebagian penumpang memilih akhir tahun karena lebih lengang di jalan sehingga tidak mengantre di loket pembelian tiket,” tuturnya.

Melayani penumpang yang akan menyeberang ke pulau Jawa sebanyak 31 unit kapal dioperasikan. Jumlah kapal tersebut sebanyak 29 unit dioperasikan di sebanyak lima dermaga reguler dan satu dermaga eksekutif.

Jumlah kapal yang dioperasikan lebih sedikit dibanding sebelumnya mencapai 34 kapal dengan rata-rata perjalanan kapal (trip) mencapai 99 hingga 104 trip per hari.

Lihat juga...