Akrobatik Sinterklas di Atas Air Tarik Perhatian Pengunjung Owabong

Editor: Makmun Hidayat

PURBALINGGA — Libur akhir tahun dimanfaatkan berbagai objek wisata untuk melakukan inovasi guna menarik pengunjung. Tak terkecuali Objek Wisata Air Bojongsari (Owabong) di Kabupaten Purbalingga yang melakukan terobosan dengan menghadirkan tokoh Natal, Siterklas. Atraksi Siterklas terbang di atas air dengan menggunakan flayboard berhasil menarik perhatian pengunjung.

Biasanya atraksi tersebut dilakukan di pantai, namun khusus libur Natal dan tahun baru ini, pihak Owabong menghadirkan atraksi Sinterklaus terbang di atas kolam renang Olympik. Tak hanya terbang dan berputar di udara, Sinterklaus juga mahir melakukan salto di udara yang mengundang decak kagum para pengunjung Owabong.

Direktur Owabong Purbalingga, Hartono, Minggu (29/12/2019) di Owabong menjelaskan tentang keterlibatan atlet flyboard. -Foto: Hermiana E. Effendi

Direktur Owabong Purbalingga, Hartono mengatakan, tokoh Sinterklas yang terbang di atas kolam renang tersebut, dimainkan oleh atlet flayboard. Pihaknya sengaja menyewa atlet untuk memainkan atraksi tersebut, demi meningkatkan kunjungan Owabong dan memberikan kepuasan kepada wisatawan yang datang.

“Sinterklas ini bisa terbang hingga ketinggian 15 meter lebih, sehingga seluruh wisatawan di Owabong bisa melihat dari berbagai tempat. Atraksi ini dilakukan setiap hari selama libur Natal dan tahun baru, dalam satu hari ada tiga kali atraksi yaitu pada pukul 10.00 WIB, pukul 13.00 WIB dan pukul 15.30 WIB,” terang Hartono, Minggu (29/12/2019).

Pada jam tersebut, seluruh wisatawan di Owabong seolah berhenti beraktivitas dan takjub menyaksikan atraksi Sinterklas. Seluruh mata tertuju pada Sinterklas dan Owabong dipenuhi dengan riuh tepuk tangan serta teriakan para penonton.

Salah satu pengunjung, Lina mengaku, sangat terkejut melihat atraksi Sinterklas, sebab terbangnya sangat tinggi dengan kecepatan tinggi. “Di kawasan Owabong ini kan ada beberapa pohon yang tinggi, takutnya kebablasan dan nabrak pohon. Untungnya tokoh Sinterklas sudah mahir dan tidak sampai menabrak pohon, tetapi yang melihat ada rasa ngeri juga,” tuturnya.

Sementara itu, Manager Humas Owabong, Bambang Adi mengatakan, dengan menghadirkan pertunjukan Siterklas terbang, tingkat kunjungan wisatawan di Owabong melonjak hingga 7.000 orang per hari. Pada hari biasa, wisatawan di Owabong hanya mencapai angka 3.000 per hari. Dan atraksi Sinterklas ini akan digelar hingga tanggal 1 Januari 2020 mendatang.

Peningkatan kunjungan wisatawan di objek wisata yang terletak di Kecamatan Bojongsari, Kabupaten Purbalingga ini sudah dimulai sejak Senin (23/12/2019) dan diperkirakan akan terus meningkat hingga 1 Januari 2020, sebagai puncak hari libur.

“Ini merupakan atraksi atlet flyboard pertama yang tampil di atas kolam renang, cukup mendebarkan, karena terbang dengan kecepatan tinggi. Biasanya mereka melakukan di lautan lepas,” jelasnya.

.Terkait harga tiket, Bambang Adi mengatakan, jika pada hari biasa harga tiket masuk ke Owabong Rp 25.000 per orang, maka selama libur Natal dan tahun baru ini, harga tiket dibandrol Rp 35.000 per orang.

Para pengunjung juga bisa mencoba atraksi terbang dengan menggunakan flyboard. Namun, harus didampingi oleh atlet flyboard dan tidak diperbolehkan melakukan sendiri. Pengunjung dikenakan biaya Rp 200.000 per orang untuk terbang tandem dengan atlet flyboard selama 10 menit.

Lihat juga...