hut

Aplikasi Aisyah Cegah Travel Haji dan Umrah Bodong

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

JAKARTA — Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) menggelar sosialisasi Safe Haji Umrah. Bertujuan untuk melindungi jamaah dan menjamin pelayanan biro perjalanan haji dan umrah di Indonesia.

Wakil Ketua MPR RI, Asrul Sani, mengatakan, menyambut baik atas program Amphuri itu. Dia menginginkan program itu cepat merespon pengaduan  masyarakat.

“Pertama kami yang di DPR dan MPR RI menyambut gembira atas sosialisasi program safe haji umrah yang diluncurkan oleh keluarga besar Amphuri,” kata Asrul di Wisma Mandiri, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (1/12/2019).

Menurutnya aplikasi safe haji umrah ini salah satu yang disuarakan oleh anggota di DPR terkait penipuan-penipuan haji dan umrah yang masih ada dan marak hingga saat ini.

“Kenapa kami sambut gembira, karena ini juga merespon pengaduan masyarakat dan juga apa yang disuarakan oleh teman-teman di DPR, yang perhatian dengan penipuan haji dan umrah masih ada.

Memang pemerintah sudah merespon ini, Kemenag dari program Siskopatuh, kemudian di Kemenlu ada program safe travel ketika Amphuri meluncurkan program safe haji umrah. Dengan berkolaborasi ini merupakan salah satu jawaban, meskipun bukan satu-satunya jawaban dari ikhtiar kita semua untuk menyetop haji bodong atau umrah bodong yang menimbulkan korban ribuan masyarakat kita umat Islam,” jelasnya.

Dia berharap Amphuri terus menerus melakukan pencegahan travel nakal. Selain itu dia menyarankan, Amphuri dapat bekerja sama selain dengan instansi Kemenag dan Kemenlu, juga dengan Otoritas Jasa Keuangan dan lainnya.

“Kami tentu berharap Amphuri terus menerus melakukan kerja sama dengan instansi terkait bukan hanya Kemenag dan Kemenlu saja tapi juga dengan OJK dan otoritas-otoritas lainnya,” tutur Asrul.

Selanjutnya, dia berencana menggandeng Polri untuk menjadi bagian sosialisasi safe haji umrah ini.

“Kebetukan saya anggota Komisi 3, saya akan sampaikan juga kepada Kapolri Jenderal Idham Azis agar polri menjadi bagian yang pro aktif memasyarakatan sosialisasi  safe haji dan umrah,” paparnya.

Sementara, Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Amphuri, Joko Asmoro, mengatakan, dalam sosialisasi safe haji umrah ini juga untuk mencegah adanya penipuan dari biro perjalanan haji dan umrah.

“Karenanya Amphuri berkomitmen terus berkhidmat untuk umat dengan berbagai aktivitas. Seluruh tamu Allah beribadah ke Tanah Suci dengan aman dan nyaman,” katanya.

Diberitahukan, Amphuri meluncurkan sebuah aplikasi bernama Aisyah sebagai pelayanan bisnis perjalanan umrah yang dibangun setara dengan platform yang dikembangkan unicorn-unicorn yang ada di Indonesia.

Aisyah didukung lebih 427 anggota Amphuri dan disosialisasikan serentak di tujuh kota di seluruh Indonesia. Diantaranya, Jakarta, Medan, Palembang, Bandung, Semarang, Surabaya, dan Makassar.

Acara ini dihadiri, di antaranya Wakil Ketua MPR RI Arsul Sani, Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Muhajirin Yanis, Direktur Perlindungan WNI-BHI Kementerian Luar Negeri Judha Nugraha, Direksi Bank Syariah Mandiri Anto Sukarna, dan lainnya.

Lihat juga...