Armada Kendaraan Libur Nataru di Lampung, Cukup

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

LAMPUNG – Dinas Perhubungan Provinsi Lampung memastikan armada kendaraan pada libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2019/2020 mencukupi.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, Bambang Sumbogo, menyebut, moda transportasi darat, laut dan udara telah menjalani pemeriksaan (ramcek). Sejumlah pengemudi telah menjalani pemeriksaan kesehatan agar tetap prima saat melayani libur Nataru.

Bambang Sumbogo, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung saat ditemui Cendana News di terminal Rajabasa Bandar Lampung, Minggu (22/12/2019) – Foto: Henk Widi

Bambang Sumbogo menyebut Dishub Provinsi Lampung menyiagakan sebanyak 56 bus antar kota dalam provinsi (AKDP) disiagakan di pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan. Selain itu ada bus cadangan sebanyak 30 unit yang digunakan saat ada lonjakan penumpang.

Sejumlah bus dari perum Damri, Rajabasa Utama dan sejumlah perusahaan otobus disiagakan saat terjadinya emergency kekurangan armada.

Kendaraan antar jemput dalam provinsi (AJDP) sebanyak 101 dalam bentuk travel bagi penumpang tujuan Bandar Lampung.

Armada angkutan perkotaan (Angkot) sebanyak 115 disebutnya juga disediakan bagi pemudik di wilayah Lamsel. Bagi penumpang jarak dekat sejumlah fasilitas ojek berjumlah sekitar 600 pengojek.

“Semua kendaraan tersebut disediakan untuk memperlancar pergerakan penumpang yang turun dari kapal tujuan terminal Rajabasa dan sekitarnya melalui jalan lintas Sumatera atau jalan tol,” ungkap Bambang Sumbogo, saat dikonfirmasi Cendana News di terminal Rajabasa, Bandar Lampung, Minggu (22/12/2019).

Persiapan kendaraan di pelabuhan Bakauheni, Lamsel juga diimbangi dengan armada yang cukup di terminal Rajabasa. Armada bus di terminal Rajabasa menurut Bambang disiagakan sebanyak 400 unit.

Selain bus reguler tersebut sebagai cara untuk memberi kenyamanan bagi penumpang disediakan 18 bus eksekutif. Bus tersebut digunakan melayani penumpang yang akan naik ke kapal eksekutif.

Pilihan bus eksekutif diakui Bambang Sumbogo menjadi alternatif masyarakat yang mengejar waktu. Sebab sesuai jadwal keberangkatan bus eksekutif menyesuaikan jadwal kapal eksekutif.

Penumpang dengan bus eksekutif menurutnya akan melintas melalui Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) dengan waktu tempuh 1 jam. Sementara bus reguler melalui jalan lintas Sumatera butuh waktu 2 jam.

“Penyediaan bus eksekutif dengan tarif Rp40.000 bisa menjadi pilihan bagi warga yang menuju ke pelabuhan Bakauheni dan terminal Rajabasa,” beber Bambang Sumbogo.

Selain armada kendaraan penghubung pelabuhan Bakauheni ke terminal Rajabasa, armada jenis kereta api dan pesawat cukup memadai.

Di bandara Raden Intan II Natar, Bambang Sumbogo menyebut ada sebanyak 46 penerbangan (flight) dengan sejumlah penerbangan ekstra. Penerbangan ekstra disebutnya menyesuaikan kebutuhan saat libur Nataru.

Sebagai pemandu moda transportasi udara, Dishub Lampung menyediakan sebanyak 100 unit taksi. Sebanyak 8 bus terkoneksi dengan terminal disiagakan di terminal bandara.

Selain itu penumpang pesawat yang akan melanjutkan perjalanan di kota Bandar Lampung bisa menggunakan fasilitas ojek online sekitar 50 unit. Pilihan penggunaan moda tranportasi di bandara diakuinya menyesuaikan kebutuhan masyarakat.

Penyediaan armada kereta api dari stasiun Tanjung Karang disediakan untuk masyarakat Lampung tujuan Sumatera Selatan.

Jadwal keberangkatan kereta disebutnya pada pagi hari dan malam hari meliputi Kereta Sriwijaya, Limeks. Selain kereta api jarak jauh disediakan komuter kereta Kuala Stabas dari Martapura ke Bandarlampung.

“Prediksi kenaikan penumpang sekitar 3 persen telah diantisipasi angkutan kereta api dengan tambahan gerbong,” beber Bambang Sumbogo.

Terkait penyediaan bus eksekutif, Ketua DPC Khusus Organda Bakauheni, Ivan Rizal menyebut 18 bus disiagakan. Sebanyak 9 bus disiapkan di terminal Rajabasa dan terminal eksekutif Bakauheni. Bus yang disediakan menurutnya akan berangkat setiap 40 menit menyesuaikan jadwal kapal eksekutif.

Sesuai jadwal kapal setiap jam, armada bus eksekutif rata-rata memuat sebanyak 30 penumpang. Perjalanan dari pelabuhan Bakauheni ke terminal Rajabasa memakan waktu 1 jam 20 menit.

Melintas melalui JTTS bus akan keluar melalui gerbang Tol Kotabaru dan melintas melalui Sukarame. Bus eksekutif menurutnya semakin diminati karena lebih nyaman dan cepat melalui jalan tol saat libur Nataru tahun ini.

Lihat juga...