Arsenal Ditekuk Chelsea, Arteta Tolak Salahkan Wasit

Ekspresi manajer Arsenal Mikel Arteta saat mendampingi timnya menjalani Derby London kontra Chelsea dalam lanjutan Liga Inggris di Stadion Emirates, London, Inggris, Minggu (29/12/2019) – Foto Ant

JAKARTA – Manajer Arsenal, Mikael Arteta, tidak mau menyalahkan wasit, yang tidak memberi kartu kuning kedua kepada poemain Chelsea Jorginho, dan menegaskan timnya bertanggung jawab atas kekalahan 1-2 dari Chelsea dalam Derby London Liga Inggris di Emirates, Minggu (29/12/2019).

Insiden yang dimaksud, terjadi pada menit ke-77, saat Jorginho menarik Matteo Guendouzi hingga terjatuh di tengah lapangan. Hal itu terjadi, setelah 22 menit sebelumnya ia melakukan pelanggaran serupa terhadap Alexandre Lacazette dan diganjar kartu kuning.

Ironisnya, Jorginho menjadi salah satu pencetak gol Chelsea, yang bangkit dari ketertinggalan akibat gol Pierre-Emerick Aubameyang. Dan akhirnya Tammy Abraham memastikan kemenangan Chelsea 2-1 pada menit ke-87. “Bagi saya itu jelas (kartu kuning), tetapi itu terserah wasit. Saya menyalahkan tim saya sendiri. Kami bertanggung jawab atas kesalahan yang kami lakukan di atas lapangan. Keputusan tidak tepat dan merugikan jelas, tapi itu hal lain yang tidak bisa kami kendalikan atau ubah sekarang,” kata Arteta.

Gol Jorginho pada menit ke-83 dan Abraham empat menit kemudian, membuyarkan kemenangan perdana Arteta bersama Arsenal, yang sebetulnya sudah di depan mata. Arsenal tertahan di urutan ke-12 dengan koleksi 24 poin. Untuk pertandingan selanjutnya, mereka akan menjamu Manchester United. Arteta memburu kemenangan pertama, setelah resmi menjadi manajer Arsenal.

Manajer Chelsea Frank Lampard memberi salam kepada para penonton setelah pertandingan Liga Inggris melawan Arsenal di Stadion Emirates, London, Minggu (29/12/2019) – Foto Ant

Sementara itu Manajer Chelsea, Frank Lampard menyebut, kebangkitan Chelsea pada babak kedua saat melawan Arsenal lebih didasari faktor semangat ketimbang taktik. “Kami tampil begitu menyedihkan selama 30 menit, lesu, lambat, gugup. Babak kedua tidak ada kaitannya dengan taktik-taktik, itu semua adalah tentang semangat dan hasrat,” kata Lampard.

Lampard mengatakan, dirinya banyak memotivasi para pemain tentang makna pertandingan derby saat turun minum. Hasilnya, The Blues tampil lebih beringas pada babak kedua. Lampard mendesak pemain untuk menggunakan kemenangan tersebut sebagai landasan memberikan penampilan yang lebih konsisten. Terutama setelah mereka sebelumnya juga meraih kemenangan atas tim sekota, Tottenham Hotspur. “Ini hanya akan menjadi titik balik jika kami mampu meneruskannya. Kami menang di markas Tottenham dengan memainkan sepak bola yang bagus, dan hari ini kami memperlihatkan semangat juang. Jika kami dapat mengaplikasikan keduanya, kami akan memenangi sesuatu,” yakin mantan pemain gelandang tersebut.

Chelsea  saat ini menghuni peringkat keempat dengan koleksi 35 poin. Mereka tertinggal sangat jauh dari pemuncak klasemen Liverpool, yang membukukan 20 poin. (Ant)

Lihat juga...