ASDP Bakauheni Imbau Penumpang Siapkan Saldo Uang Elektronik

Editor: Koko Triarko

LAMPUNG – Hadapi Natal dan Tahun Baru 2019/2020, PT ASDP Indonesia Ferry cabang Bakauheni memberlakukan penggunaan uang elektronik, sehingga diimbau kepada calon penumpang untuk menyiapkan saldo cukup, agar tidak terjadi kemacetan di pintu masuk pelabuhan.

General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Hasan Lessy, mengatakan, para pengguna jasa pejalan kaki, kendaraan roda dua, kendaraan roda empat, bisa membeli uang elektonik di sejumlah toko waralaba. Penyedia penjualan tiket telah dikoordinasikan dengan mitra bank pemerintah. Sejumlah mitra penjualan tiket elektronik juga tersedia di tepi Jalan Lintas Sumatra (Jalinsum). Toko penjualan tersebut berada di KM 1 hingga KM 3 Bakauheni.

Menurutnya, penyiapan saldo uang elektronik cukup dilakukan agar tidak terjadi antrean. Sebanyak 29 loket pada libur Nataru disediakan 3 loket roda dua eksekutif, 9 loket motor di dermaga reguler,11 loket roda empat reguler dan 6 loket roda empat eksekutif. Sejumlah loket tersebut juga akan didukung dengan petugas yang menjual isi ulang (top up) oleh mitra penjual.

Muhamad Idris, Komisaris PT Hanmar Multi Talenta sebagai mitra Bank BNI, penyedia uang elektronik di Pelabuhan Bakauheni dan Jalan Tol Trans Sumatra saat ditemui di kantornya, Rabu (18/12/2019). -Foto: Henk Widi

“Pengguna jasa yang akan menggunakan kapal laut harus mempersiapkan saldo uang elektronik yang cukup, agar tidak ada kendala, apalagi banyak pengguna jasa menggunakan jalan tol Sumatra yang juga memakai uang elektronik,” terang Hasan Lessy, saat dikonformasi Cendana News di Bakauheni, Rabu (18/12/2019).

Saldo yang cukup tersebut, mulai dari kendaraan golongan I hingga golongan IX. Golongan II kendaraan motor minimal berisi saldo berisi Rp100.000 untuk dermaga reguler dan dermaga eksekutif. Penjualan tiket kendaraan sebagian dilayani dengan sistem online, untuk memperlancar proses transaksi di loket penjualan tiket.

Sementara itu, Muhamad Idris, selaku komisaris penyedia tiket elektronik di pelabuhan Bakauheni dari PT Hanmar Multi Talenta, mengaku menyediakan 11.000 keping kartu uang elektronik.

Uang elektronik itu dijual pada tepi Jalan Lintas Sumatra dan pasar Bakauheni yang berjarak sekitar 2 kilometer dari pelabuhan. Penjualan dengan persiapan stan 3 titik dimanfaatkan untuk mengantisipasi antrean di pintu masuk pelabuhan Bakauheni.

“Kita siapkan stan penjualan di luar pelabuhan, agar memudahkan pembelian kartu uang elektronik yang belum berisi saldo,”ungkap Muhamad Idris.

Muhamad Idris menyebut, uang elektronik yang akan dijual merupakan tap cash BNI. Uang elektronik tersebut dijual dengan harga Rp25.000 tanpa saldo, dan biaya administrasi Rp2.000. Bagi pengguna kendaraan golongan IV di pelabuhan Bakauheni yang akan menyeberang, minimal menyiapkan saldo Rp1 juta. Saldo tersebut bisa lebih banyak, jika kendaraan melintas melalui jalan tol Sumatra.

Selama angkutan Nataru 2019/2020, Muhamad Idris menyebut, selain di Jalinsum PT Hanmar Multi Talenta menyiagakan 20 karyawan yang akan ditempatkan di loket penjualan tiket pejalan kaki di dekat alat penjualan tiket mandiri (vending machine). Penjualan tiket di alat vending machine dilengkapi dengan alat pembaca KTP elektronik untuk mendata manifest penumpang.

Lihat juga...