Baznas Kirim Amil ke Pertemuan Pemuda Asia Pasifik

Editor: Makmun Hidayat

JAKARTA — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) mengirim amil zakat dalam pertemuan pemuda Asia Pasifik. Pertemuan yang diinisiasi oleh Obama Foundation Leaders regional Asia Pasifik ini sebagai peluang untuk memperkenalkan zakat di forum international.

Randi Swandaru, Kepala Divisi Pendayagunaan Baznas mewakili Indonesia bersama 18 orang pilihannya dalam ajang pertemuan pemuda Asia Pasifik tersebut.

Alhamdulillah saya terpilih dari 200 pemimpin muda dari 33 negara yang dipilih program Obama Foundation Leader. Indonesia ada 18 terpilih, saya salah satunya dari Baznas,” kata Randi dalam konferensi pers di kantor Baznas, Jakarta, Rabu (4/12/2019) sore.

Dalam forum tersebut, Randi akan berkesempatan mengikuti workshop peningkatan keterampilan, pelatihan dan pengembangan kepemimpinan. Sekaligus peluang untuk saling menjalin hubungan dan mengembangkan jaringan antar peserta Obama Leaders.

Randi mengaku sangat senang dan bangga bisa menjadi salah satu yang terpilih dalam program ini. Menurutnya, kesempatan ini akan menjadi salah satu peluang untuk memperkenalkan zakat ke forum internasional.

“Saya bersyukur bisa terpilih menjadi salah satu peserta Obama Foundation Leaders. Ini menjadi momentum yang baik untuk menyuarakan zakat ke khalayak yang lebih luas,” ujar Randi.

Dalam pertemuan itu, masing-masing pemimpin muda tersebut memiliki tema dan misi yang berbeda dalam program yang dipaparkannya.

“Saya sendiri membawa isu tentang kesenjangan dan kemiskinan.Jadi kita akan lebih banyak memprestasikan hal yang berkaitan dengan penggunaan dana zakat yang terstruktur dalam program. Sehingga dapat bermanfaat bagi masyarakat dalam pengurangan kemiskinan,” ujarnya.

Menurutnya, isu atau tema yang dipaparkannya bertujuan untuk mengedepkan zakat itu bisa menjadi salah satu alternatif pendanaan untuk mencapai inflkusi keuangan. Sehingga bisa lebih luas penyebaran programnya.

Randi berharap pertemuan ini terjalin komunikasi antara pemimpin muda dunia dalam gerakan zakat. Tujuannya untuk mencapai penurunan kemiskinan dan kesenjangan.

Dia berharap kegiatan Obama Leaders ini ada perhatian lebih banyak dari dunia terhadap zakat. Bagaimaba zakat bisa membantu untuk mencapai SDGs (Sustainable Development Goals).

“Ya masyarakat harus tersyiarkan zakat, sehingga mereka lebih semangat untuk berzakat,” tukasnya.

Pertemuan gerakan zakat ini untuk meningkatkan kapasitas dari masing-masing pemimpin muda dunia. Juga
pembangunan jaringan sehingga mendorong mereka di bidangnya untuk saling berkolaborasi membuat proyek yang bisa terakumulasikan.

Randi juga berharap tujuan syiar zakat dan bagaimana pencapai pengentasan kemiskinan dan pengurangan kesenjangan, yang diusahakan dari zakat dan infak sosial keagamaan lainnya dapat dukungan lebih luas dari masyarakat dunia.

“Sepulangnya saya dari mengikuti forum tersebut, akan mendapatkan ilmu baru yang bisa diaplikasikan ke dalam dunia zakat. Ini demi mengatasi masalah kemiskinan dan kesenjangan baik di Indonesia maupun di seluruh dunia,” ujarnya.

Anggota Baznas, Irsyadul Halim mengatakan, terpilihnya Randi menjadi sebuah prestasi yang dapat membawa nama Baznas ke dunia internasional yang lebih luas.

Menurutnya, momentum ini sebuah pencapaian yang menggembirakan bagi Baznas. Selain berjuang untuk menyalurkan dan mengelola zakat, Baznas masih mampu menghasilkan amil yang berprestasi.

“Tentunya ini akan semakin mengukuhkan Baznas di mata masyarakat dunia, karena diisi oleh orang-orang yang kredibel dibidangnya,” imbuh Irsyadul.

Pertemuan pemuda Asia Pasifik yang diselenggarakan di Kuala Lumpur, Malaysia, 10-14 Desember 2019. Itu dihadiri langsung oleh mantan Presiden Amerika Serikat yang juga sekaligus pendiri program, Barack Obama dan Michelle Obama.

Selain itu hadir pula tokoh-tokoh insipratif dunia seperti, Wakil Menteri Perempuan, Keluarga, dan Pembangunan Komunitas Malaysia, YB Hannah Yeoh, Pendiri Air Asia Tan Sri Dr. Tony Fernandes, Direktur Hubungan Eksternal Green Climate Fund, Dr. Oyun Sanjaasuren, dan pendiri Allbirds Tim Brown.

Lihat juga...