Bencana di Padang, Enam Pohon Tumbang

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

PADANG – Bencana longsor dan banjir hingga pohon tumbang melanda sejumlah titik di Kota Padang, Sumatera Barat, pada rentang 24-25 Desember 2019. Hal itu terjadi setelah Kota Padang diguyur hujan deras dan angin kencang hingga beberapa hari belakangan ini.

Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Padang menyebutkan, ada enam pohon juga ikut tumbang akibat hujan deras dan angin kencang tersebut.

Di antaranya dua pohon menghambat akses jalan yang terjadi di Jalan Sutan Syahril, RT03, RW01, Kelurahan Mata Air, Kecamatan Padang Selatan, dan di Jalan Raya Padang-Painan KM 12.

Lalu juga ada pohon tumbang menimpa kabel listrik terjadi di Jalan Raden Saleh, Kecamatan Padang Barat sekitar pukul 07.15 WIB. Kemudian, pohon tumbang menimpa kabel dan halaman rumah di Jalan Raden Saleh no 20 x Kelurahan Flamboyan, Kecamatan Padang Barat.

Kasi Kedaruratan dan Penanganan Bencana, BPBD Padang, Sutan Hendra, menyebutkan ada dua pohon tumbang menimpa rumah warga yaitu di Jalan Rumah Tigo Ruang RT.03 RW.06 Kelurahan Anduring, Kecamatan Kuranji sekitar pukul 07.15 WIB.

Kasi Kedaruratan dan Penanganan Bencana, BPBD Padang, Sutan Hendra, saat memberikan keterangan pers di Padang, Rabu (25/12/2019)/Foto: M. Noli Hendra

Kemudian, di Jalan Kolang Bukit Gado-Gado RT. 001 RW.001 Kecamatan Padang Selatan, Selasa (24/12) sekitar pukul 20.35 WIB malam tadi.

“Akibat hujan dan angin kencang, enam pohon juga ikut tumbang. Untuk itu, TRC melakukan pembersihan dan pemotongan pohon yang tumbang tersebut. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” katanya, Rabu (25/12/2019).

Sebelum adanya bencana pohon tumbang yang menimpa rumah warga, ada bencana longsor terjadi di Kawasan Bukit Lampu, Km 11 RT.08 RW.11, Kelurahan Gates, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, Selasa (24/12) sekitar pukul 21.15 WIB malam tadi.

Akibatnya, akses Jalan Raya Padang-Painan terganggu dan material longsor berupa sebongkah batu besar menimpa satu unit mobil Kijang Pick Up Panter BA 8869 QM dan tiga orang korban luka-luka.

“Mobil Pick Up itu datang dari Painan menuju Kota Padang. Sesampainya di TKP hujan sangat deras menyebabkan longsor dan mobil Pick Up tersebut tertimpa batu besar,” ungkapnya.

Akibat luka yang dialami ketiga korban, langsung dibawa oleh Puskesmas Bungus Teluk Kabung, dan dirujuk ke Rumah Sakit Rekso Dwiryo (RS.Tentara) Ganting Padang dengan menggunakan armada ambulance Puskesmas setempat.

Sutan Hendra mengatakan, longsor juga terjadi di Tanah Runtuah Pampangan Nan XX RT.01 RW.12, sekitar pukul 03.00 WIB dini hari, yang menimpa dua unit rumah warga. Untuk itu, ia mengimbau warga yang tingggal di sekitar untuk berhati-hati. Sebab, longsor susulan kemungkinan terjadi lagi.

“Ada batu besar yang mengancam rumah warga, apabila batu tersebut lepas, maka akan mengancam lebih kurang 20 Kepala Keluarga (KK). Untuk itu kami berkoordinasi dengan lurah setempat agar warga dapat diungsikan sementara dari ancaman longsoran batu dan memberikan bantuan karung sebanyak 50 pcs,” katanya.

Selain longsor, banjir juga terjadi di Kelurahan Jundul Rawang, Kecamatan Padang Selatan, sekitar pukul 00.33 WIB dini hari, dengan ketinggian air mencapai 40 cm.

Hingga sore ini air sudah surut, dan tidak ada korban jiwa. Kemudian banjir juga terjadi di Kawasan Kampung Jurai Bungus Teluk Kabung dengan ketinggian air mencapai 30 cm. Hingga saat ini banjir sudah mulai surut, dan tidak ada korban jiwa.

“Kini kondisi arus lalu lintas Padang – Painan telah bisa dilalui kembali, karena malam tadi petugas langsung melakukan penanganan di lokasi Bukit Lampu. Kendala yang dihadapi dalam membersihkan jalan, karena ada ukuran batu besar yang turut jatuh dari bukit bersama dengan longsor itu,” tegasnya.

Lihat juga...