Bimtek PAUD Diperlukan untuk Peningkatan Mutu Pendidik

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

DENPASAR – PKK Kota Denpasar bekerjasama dengan BP PAUD Dikmas Provinsi Bali menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kompetensi Pendidikan PAUD dan Pengelola PAUD. Acara ini digelar  sejak 18-19 Desember 2019 di Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kota Denpasar.

Kepala BP PAUD Dikmas Bali, Endah Warsiati, mengatakan, kegiatan ini merupakan program pokok BP PAUD Dikmas Bali dalam peningkatan mutu SDM yakni sebagai pendidik dan pengelola.

Menurutnya dalam hal peningkatan mutu PAUD di Kota Denpasar lebih banyak mendapatkan penghargaan dibanding kabupaten lainnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, peningkatan mutu adalah program pendidikan yang tidak pernah berhenti, bahkan semenjak ada di kandungan anak haruslah diberikan rangsangan agar tidak tumbuh hal-hal negatif salah satunya juga untuk mencegah stunting.

“Hal ini harus dilakukan juga agar tidak ada anak yang mengalami stunting,’’ ujarnya saat ditemui, Kamis (19/12/2019).

Di usia emas, lanjutnya, juga diperlukan rangsangan yang harus diberikan dalam keluarga maupun sekolah mulai dari Kelompok Bermain, TK, SD, sampai kelas II.

‘’Ini adalah peran dan tanggung jawab kita semua, terutama keluarga dan yang berkecimpung dalam kelompok bermain,’’ ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar, Selly Dharmawijaya Mantra, mengatakan, kegiatan ini guna meningkatkan kompetensi pendidikan dan pengelola PAUD Desa.

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar, Selly Dharmawijaya Mantra, saat dijumpai di lokasi Bimtek, Kamis (19/12/2019) -Foto: Sultan Anshori.

Dikatakan, era globalisasi saat ini tantangan orang tua dalam mendidik anak semakin berat.

Oleh karena itu harus memberikan lingkungan sosial, lingkungan pendidikan dan dasar pergaulan yang baik bagi anak-anak dengan cara memberikan kesempatan berkreativitas.

Untuk dapat tumbuh berkembang dalam menyongsong masa depan yang cerah bagi kehidupan bangsa.

Lebih lanjut dikatakan, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) adalah salah satu wadah bermain dan belajar bagi anak-anak. Dalam proses pendidikan PAUD anak-anak dididik serta dibantu untuk mengeluarkan serta mengembangkan potensi dan kreativitas sejak dini.

Dari hal itu, TP PKK Kota Denpasar menilai bahwa keberadaan PAUD di tiap-tiap desa dan kelurahan sangatlah penting untuk memastikan agar seluruh anak di Kota Denpasar mendapat layanan pendidikan yang layak pada saat usia emas.

“Denpasar sebagai Kota Layak Anak dalam memberikan pendidikan kepada anak sebaiknya juga memberikan hak yang sama, termasuk anak berkebutuhan khusus (autis). Untuk memberikan pendampingan kepada anak autis, Pemkot Denpasar pun mendirikan Sekolah Autis,” ujarnya.

Ditambahkan, pihaknya bersama TP PKK Kota Denpasar sejak tahun 2014,  Bunda PAUD juga telah memberikan sosialisasi kepada anak-anak PAUD dan Sekolah Dasar untuk memberikan makanan tambahan dan sosialisasi untuk gerakan gemar makan ikan guna memasyarakatkan makan ikan.

Dengan gerakan sebagai Bunda PAUD pihaknya mendapat penghargaan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI.

“Penghargaan ini bisa diraih atas kerjasama dan kolaborasi Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar, bersama Tim Penggerak PKK Kota Denpasar dan juga stakeholder lainnya,” tegasnya.

Selain itu, program TP PKK Kota Denpasar yang berkaitan dengan PAUD yang menjadi prioritas yakni meningkatkan kompetensi pendidikan dan tenaga kependidikan PAUD, penguatan PAUD di banjar atau dusun, memperluas akses PAUD inklusif, dan menciptakan PAUD berkualitas dengan mendorong akreditasi PAUD secara kuantitas dan kualitas.

Program PKK terkait PAUD juga didukung dengan pemutakhiran data PAUD melalui pendataan berjenjang melalui PKK/Bunda PAUD Desa/Kelurahan, meningkatkan kemitraan dengan lembaga nasional dan internasional, pelestarian nilai-nilai seni budaya melalui kegiatan PAUD dan meningkatkan PAUD yang holistik integratif.

“Upaya yang dilakukan dalam mewujudkan PAUD berkualitas harus koordinatif, provokatif, dan advokatif. Berbagai upaya yang dilakukan pencapaian PAUD Kota Denpasar mendapat 420 orang pendidik yang tersertifikasi melalui Diklat Berjenjang PAUD, 72 lembaga/satuan PAUD berbasis banjar telah mendapatkan bantuan APE PAUD dari 103 PAUD Banjar dan 350 lembaga satuan PAUD Terakreditasi di Kota Denpasar,” tandasnya.

Lihat juga...