Daop 5 Gencarkan Tes Urine Kru KA saat Libur Nataru

Redaktur: Muhsin E Bijo Dirajo

PURWOKERTO — Menjamin keamanan dan keselamatan selama masa angkutan Natal dan tahun baru yang padat, Daop 5 Purwokerto sudah sembilan kali melakukan pemeriksaan urine kepada para kru kereta api (KA). Delapan dilakukan oleh internal dan pada Selasa (31/12/2019), dilakukan dengan menggandeng pihak Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Banyumas.

Humas Daop 5 Purwokerto, Supriyanto, Selasa (31/12/2019) di Stasiun Purwokerto menjelaskan tentang tes urine kepada kru KA. Foto: Hermiana E.Effendi

Pemeriksaan oleh BNNK Banyumas dilakukan pada tiga titik di Stasiun Purwokerto, yaitu di ruang keamanan, ruang kru masinis dan kru kondektur. Total ada 28 orang yang dilakukan tes urine.

“Di ruang keamanan ada 7 orang yang di tes urine, kemudian di ruang kru kondektur ada 4 orang dan di ruang kru masinis ada 17 orang. Jadi yang diperiksa adalah kru yang sedang berada di Stasiun Purwokerto,” kata Humas Daop 5 Purwokerto, Supriyanto saat mendampingi pelaksanaan tes urine di Stasiun Purwokerto.

Sementara untuk pemeriksaan yang dilakukan internal, selama Nataru, Daop 5 sudah melakukan sidak delapan kali. Sidak pemeriksaan urine dilakukan di beberapa lokasi, mulai dari petugas pintu perlintasan, pos regu perawatan jalur KA dan lainnya.

“Pemeriksaan memang gencar dilakukan selama masa Nataru ini, dengan tujuan untuk memastikan para kru bebas dari pengaruh obat-obatan, sehingga perjalanan KA aman,” jelas Supriyanto.

Dari delapan kali sidak tersebut, lanjutnya, semua kru KA dinyatakan bebas dari pengaruh obat-obatan.

Supriyanto menegaskan, jika ditemukan ada kru yang terindikasi mengkonsumsi obat, maka akan ditelusuri apakah yang bersangkutan memang dalam kondisi sakit atau tidak. Namun, jika dalam penelusuran lanjut ditemukan positif mengkonsumsi narkoba, maka akan dikenakan sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Kalau positif narkoba, sesuai dengan aturan dari pusat ya sanksi pemecatan,” tegasnya.

Kasi Pencegahan dan Pemberdayan Masyarakat BNNK Banyumas, Wicky Sri Erlangga Adityas yang mendampingi tes urine di Stasiun Purwokerto mengatakan, tes urine ini dilakukan atas permintaan PT KAI Daop 5 Purwokerto, untuk memastikan semua kru bebas dari pengaruh narkoba. Hal ini penting, untuk memberikan rasa aman kepada para penumpang KA.

Sebelumnya, pada masa angkutan Nataru ini, BNNK Banyumas juga sudah melakukan tes urine kepada para sopir bus Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) di Terminal Bulupitu, Purwokerto, bekerjasama dengan pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banyumas. Dan dari 100 sopir yang diperiksa, semuanya negatif.

“Selama Nataru, angkutan umum memang harus dipastikan aman untuk para penumpang dan untuk hasil tes di Stasiun Purwokerto ini, nanti akan kita berikan ke Daop 5 dan yang berwenang mengumumkan dari pihak Daop 5,” pungkasnya.

Lihat juga...