Daop 5 Purwokerto: Waspadai 12 Perlintasan Sebidang

Redaktur: Muhsin E Bijo Dirajo

PURWOKERTO — Selama masa angkutan Natal dan tahun baru (Nataru), frekuensi perjalanan kereta api (KA) di wilayah Daop 5 Purwokerto mengalami peningkatan. Masyarakat pengguna jalan diminta untuk mewaspadai 12 perlintasan sebidang dan mematuhi rambu di sekitar lokasi.

Kepala Daop 5 Purwokerto, Setiyono usai gelar pasukan di kantor Daop 5, Kamis (19/12/2019) menjelaskan persiapan Nataru. FOTO : Hermiana E.Effendi

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Daop 5 Purwokerto, Setiyono usai gelar pasukan pengamanan angkutan Nataru, Kamis (19/12/2019).

Menurutnya, meskipun pihak Daop 5 sudah mengerahkan penjaga khusus di tiap perlintasan sebidang selama masa angkutan Nataru, namun pengguna jalan tetap harus waspada.

“Ada 12 pelintasan sebidang yang perlu diwaspadai, selama angkutan Nataru, tiap perlintasan sebidang akan dijaga oleh empat orang petugas dari kita. Namun, karena frekuensi KA yang padat, pengguna jalan tetap harus waspada dan mematuhi aturan,” jelas Kadaop 5.

Lebih lanjut Setiyono menjelaskan, upacara belanegara yang dibarengkan dengan apel gelar pasukan angkutan Nataru ini, dimaksudkan untuk memantau dan memastikan persiapan, sehingga para penumpang yang dipastikan jumlahnya melonjak, tetap bisa merasa aman dan nyaman, bebas dari gangguan internal maupun eksternal.

Sementara itu, Humas Daop 5 Purwokerto, Supriyanto menjelaskan, ada 464 personel keamanan yang dikerahkan selama masa angkutan Nataru. Terdiri dari 133 personil Polsuska, 225 security dan bantuan eksternal dari TNI/Polri sebanyak 76 personel. Petugas keamanan tersebut akan melakukan pengamanan perjalanan KA, di stasiun-stasiun dan sebagian ada yang melakukan patroli mobile.

“Untuk pengamanan mobile ini, antara lain dengan melakukan patroli di sepanjang jalur KA dan objek-objek penting lainnya, seperti dipo lokomotif dan KA,” terangnya.

Untuk bidang pelayanan, juga melibatkan unsur masyarakat untuk membantu sebagai tenaga Customer Service Mobile (CSM) dari kalangan pelajar dan mahasiswa serta relawan dari pecinta KA (Railfans) spoorlimo. Mereka bertugas memberikan informasi perjalanan KA di beberapa stasiun yang ramai penumpang.

Untuk pelayanan kesehatan bagi para penumpang, PT KAI menempatkan petugas paramedis dan dokter serta ambulans pada beberapa stasiun besar, seperti Stasiun Kutoarjo, Kroya, Cilacap dan Purwokerto.

“Daop 5 juga selalu berkoordinasi dengan pelayanan kesehatan setempat seperti rumah sakit dan Puskesmas di sepanjang jalur KA, untuk antisipasi apabila ada penumpang yang mengalami kondisi darurat,” pungkasnya.

Lihat juga...