Dewan Pendidikan Sumbar Diharap Tingkatkan Mutu Pendidikan

Editor: Makmun Hidayat

PADANG — Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno, mengukuhkan 13 orang dari berbagai latar menjadi Dewan Pendidikan selama lima tahun mendatang. Ia berharap peran mereka dapat mendorong peningkatan mutu pendidikan.

Ia menyebutkan, Dewan Pendidikan berfungsi dalam peningkatan mutu pelayanan pendidikan dengan memberikan pertimbangan, arahan dan dukungan tenaga, sarana dan prasarana, serta pengawasan pendidikan pada tingkat nasional, provinsi, dan kabupaten/kota.

“Keberadaan Dewan Pendidikan tentunya kita harapkan supaya turut memberikan dampak yang positif bagi dunia pendidikan di Sumatera Barat ini. Apalagi dalam menjalankan fungsinya, Dewan Pendidikan bergerak secara mandiri dan profesional,” katanya, usai mengukuhkan Dewan Pendidikan Daerah Provinsi Sumatera Barat Periode 2019-2024 di Auditorium Gubernuran, Padang, Rabu (4/12/2019).

Gubernur menyatakan sudah seharusnya Dewan Pendidikan menjadi harapan bagi dunia pendidikan. Karena 13 orang yang terpilih itu atau komposisi yang ada dalam Dewan Pendidikan tersebut, terdiri dari berbagai latar belakang yang beragam. Artinya keberagaman latar itu, dapat bersatu demi memberikan mutu pendidikan yang lebih baik.

“Mereka orang-orang mempunyai kemampuan yang lebih. Dengan demikian persoalan kondisi di lapangan nantinya akan bisa mereka carikan solusi. Berbicara seleksinya, dari awal yang berminat menjadi Dewan Pengawas Pendidikan ini jumlahnya 87 orang, namun yang lulus seleksi cuma 13 orang,” ucapnya.

Menurutnya, dengan hadirnya Dewan Pendidikan tersebut akan menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan dan menyalurkan berbagai masukan dan keluhan dalam dunia pendidikan. Namun tidak berarti birokrasi yang ada sekarang tidak bekerja dengan baik.

Irwan melihat terkadang dari birokrasi muncul ide-ide baru, namun terkendala dengan berbagai hal, seperti aturan dan keterbatasan anggaran. Sementara dari Pemrovo Sumatera Barat dituntut untuk cepat dalam bekerja.

“Dari Dewan inilah nantinya pemerintah akan mendapat masukan dan berbagai informasi tentang perkembangan pendidikan di Sumatera Barat, dengan tujuan memajukan Sumber Daya Manusia di Sumatera Barat” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, Adib Alfikri, mengatakan untuk proses pemilihan Dewan Pendidikan, tersebut melalui beberapa tahap, diantaranya pembentukan panitia, pembukaan seleksi secara terbuka, seleksi administrasi, seleksi wawancara, dan kemudian diajudakan kepada Gubernur untuk di tetapkan dengan Surat Keputusan.

“Komposisi yang ada murni indepen, tanpa ada intervensi dari berbagai pihak dan tentunya berkompeten” tegasnya.

Dikatakannya sesuai yang diharapkan oleh Gubernur Sumatera Barat, terkait peningkatan mutu pendidikan, juga seiring dengan harapan kedepan agar tidak ada lagi persoalan pendidikan yang ditemukan. Namun juga digarap kepada anggota Dewan Pendidikan agar bekerja sesuai aturan yang ada.

Adib menyebutkan 13 anggota Dewan Pendidikan yang akan bekerja selama periode 2019-2024 itu, terdiri dari Dr. Syafrifuddin, sebagai ketua Dewan Pendidikan. Sementara untuk Deri Rizal sebagai sekretaris, Dr. Ismira, wakil sekretaris, dan Kasmita sebagai bendahara.

Sedangkan untuk posisi lainnya, seperti Bidang Kajian dan Analisa Data/Informasi dipimpin langsung oleh Mantan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat Drs. Burhasman, dan Dr. Mahdhivan Syafwan sebagai sekretaris, serta diikuti Prof. Dr. Syofyarma Marsidrin,

Lalu di Bidang Kerja sama dan Kajian Publik, dipimpin oleh wartawan senior di Sumatera Barat yang bergelar Presiden Pers Drs. Khairul Jasmi, MM, dan Syukri Umar sebagai sekretaris yang juga jurnalis, serta diikuti Dr. Budhi Mulyadi Dt Bandaro Sati.

Sementara Bidang Kajian Kekhasan Pendidikan, Agama, Budaya dan Adat Istiadat, diketuai oleh Dr. H. Khairul Ikhwan, Dr. Muhammad Kosim, sebagai sekretaris, dan anggota Prof. Dr. Puti Reno Raudha Taib yang juga merupakan Bundo Kanduang Sumatera Barat.

Lihat juga...