Di 2019, Polda Papua Tangani 23 KSB

Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw (tengah) saat memaparkan kondisi akhir tahun 2019, Sabtu (28/12/2019) – Foto Ant

JAKARTA – Polda Papua mencatat di 2019, ada 23 kasus Kelompok Sipil Bersenjata (KSB) yang ditangani. Kasus-kasusnya terjadi di Polres Puncak Jaya, Polres Jayawijaya, Polres Mimika dan Polres Paniai.

Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw mengatakan, dalam kasus tersebut, terdapat korban dari TNI/Polri dan masyarakat. Perinciannya, dari anggota TNI/ Polri sebanyak 10 orang meninggal dunia. Dari masyarakat yang meninggal dunia juga sebanyak 10 orang. Dipenanganan kriminalitas, kasus kejahatan konvensional yang ditangani Polda Papua selama 2019 ada sebanyak 3.203 kasus. Kondisinya meningkat 35 persen dibandingkan kondisi di 2018 yang hanya ada 2.372 kasus.

Beberapa kasus kejahatan konvensional menonjol selama 2019 yaitu pencurian kendaraan bermotor, yang terjadi sebanyak 1.667 kejadian atau naik 23 persen dibanding 2018. Kasus penganiayaan dengan pemberatan, selama 2019 terjadi 65 kasus. Kondisinya turun 70 persen, jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Kasus pencurian berat selama tahun ini terjadi 497 kejadian, atau meningkat 147 persen dibanding data 2018.

Kejahatan transnasional selama 2019 ada sebanyak 275 kasus atau naik 7 persen dari jumlah kejahatan transnasional 2018. Ada dua kasus kejahatan transnasional menonjol yang ditangani Polda Papua yakni kejahatan siber dan tindak pidana narkoba. Selanjutnya, kejahatan kekayaan negara selama 2019 ada 91 kasus, atau turun 10 persen dari data tahun sebelumnya. Menurut Paulus, ada empat kasus kejahatan kekayaan negara menonjol yang tangani Polda Papua yakni penebangan hutan ilegal, penangkapan ikan ilegal, pencucian uang dan korupsi.

Selama 2019, Polda Papua disebutnya, telah berhasil menyelamatkan uang negara sebesar lebih dari Rp7,2 miliar. Kejahatan berimplikasi kontijensi selama 2019, terjadi sebanyak 87 konflik. Jumlah tersebut berkurang 33 konflik atau turun 27,5 persen jika dibandingkan dengan tahun 2018 sebanyak 120 konflik.

Paulus menjelaskan, salah satu kejadian yang menonjol adalah kasus perusakan dan penganiayaan oleh Jafar Umar Thalib bersama santrinya, yang terjadi pada Rabu (27/2/2019) subuh, di Jalan Protokol, samping Masjid Al Muhajirin, Koya Barat Distrik Muara Tami, Jayapura, Papua. Polda Papua telah melaksanakan program prioritas Kapolri, untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat demi terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif.

Sementara, Prediksi gangguan kamtibmas di 2020, diperkirakan masih ada terkait dengan adanya mahasiswa eksodus yang belum kembali ke kota studi masing-masing, kemudian agenda Pilkada 2020 dan agenda PON 2020. (Ant)

Lihat juga...