DPRD DKI dan Disdik Soroti Kanopi Sekolah Roboh

Editor: Makmun Hidayat

JAKARTA — Anggota dewan DPRD DKI Jakarta bersama Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) DKI Jakarta, Saefullah Hidayat meninjau langsung Sekolah Dasar Negeri (SDN) 10 dan 12 terkait robohnya kanopi sekolah yang diperkirakan sepanjang 60 meter.

Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta Iman Satria menanyakan kejadian robohnya kanopi tersebut. Sejumlah guru kemudian menjelaskan bahwa kejadian itu terjadi pada Rabu, 25 Desember sore, di saat kegiatan sekolah lagi libur. Bertepatan dengan hari Natal. Kanopi tersebut juga sudah dibangun sejak 10 tahun lalu atau pada tahun 2009.

Iman meminta supaya sebagian kanopi yang masih terpasang juga diperiksa dan diperbaiki. Kejadian ini, kata dia, cukup berbahaya untuk keselamatan. Dia pun bersyukur, atas kejadian itu tak ada korban.

“Kita lihat ini memang cukup berbahaya dan Alhamdulillah kejadian ini tidak ada korban anak-anak sekolah. Karena kebetulan lagi pada libur,” kata Iman di SDN 10 dan 12 Kembangan Utara, Jakarta Barat, Jumat (27/12/2019) sore.

Komisi E bakal memanggil Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang atas kejadian ini. Komisi E memandang masalah ini perlu segera ditangani.

“Kita mau panggil Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (Citata), melihat sisa-sisa kanopi yang ada. Apakah itu memang perlu kita cabut atau tidak, karena memang cukup berbahaya. Nanti pak Kadis (Kadisdik) mungkin akan memanggil Citata mem-follow up masalah itu,” paparnya.

Demi menjaga keselamatan murid-murid sekolah di wilayah Jakarta, pihaknya menghimbau Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta untuk melakukan pengecekan ke semua sekolah, terutama pada gedung-gedung yang relatif lama, bertingkat dua ke atas. Dia menuturkan, melihat kondisi cuaca saat ini tidak bisa diprediksi. Dia berharap, kedepan tidak ada lagi kejadian kanopi roboh atau pun yang lain.

“Pasti kita sudah kasih tau pak Kadis, tolong supaya semua Kasudin-kasudin di gerakkan. Diperiksa semua kanopi-kanopi. Terutama gedung-gedung yang relatif lama, gedung-gedung tingkat 2 ke atas. Karena ini kan cuaca tidak bisa diprediksi, ini cuaca sudah mulai hujan. Mudah-mudahan tidak terjadi bencana seperti ini lagi,” pungkasnya.

Sementara Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan DKI Saefullah Hidayat menjelaskan, kejadian kanopi roboh itu ketika hujan deras dan angin kencang menerjang. Dia mengatakan jajarannya di Jakarta Barat langsung mengecek lokasi dan melakukan pembersihan.

“Memang kanopi yang roboh itu terjadi pada Rabu pagi. Pada saat ada hujan dan angin. Teman-teman dari Suku Dinas Jakarta Barat pada hari itu juga langsung meninjau lokasi. Kemudian membersihkan seperti yang dilihat sekarang,” tutur Saefullah di lokasi.

Kejadian ini, kata Saefullah, menjadi perhatian khusus bagi Dinas Pendidikan dan mereka bersyukur Komisi E DPRD DKI Jakarta peduli terhadap bencana ini, dan menyempatkan hadir langsung meninjau lokasi.

“Ini tentu menjadi perhatian utama dari kami di Dinas Pendidikan, sesuai dengan saran dan masukan ketua komisi E DPRD. Kami pun bersyukur hari ini komisi E berkenan hadir untuk meninjau langsung,” jelasnya.

Selanjutnya, Disdik DKI akan membenahi lokasi agar ketika murid-murid kembali masuk sekolah situasi sudah kondusif. “Supaya pada saat adik-adik kita masuk sekolah pada 6 Januari kondisinya sudah kondusif,” ungkapnya.

“Demikian untuk sekolah-sekolah yang lain tentu kami bersama kepala suku dinas akan melakukan pengecekan ke semua sekolah. Yang pasti diutamakan ke sekolah yang usia bangunannya relatif cukup lama. Di fokuskan ke sekolah-sekolah yang bangunannya tua. Kita pastikan sekolah aman untuk para perserta didik,” sambungnya.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Pemprov DKI Jakarta Saefullah Hidayat bersama anggota Komisi E meninjau lokasi robohnya kanopi Sekolah Dasar Negeri (SDN) 10-12 di Kembangan, Jakarta Barat, Jumat (27/12/2019) sore. -Foto: Lina Fitria

Pihaknya juga akan menyurati Dinas Citata untuk mengecek kanopi yang masih terpasang. Ini dilakukan untuk mengambil keputusan apakah kanopi itu perlu dicopot atau diperbaiki.

“Kami besok akan segera berkirim surat ke Dinas Citata untuk minta melakukan pengecekan keamanan kanopi yg masih terpasang, apakah cukup aman atau tidak, barulah kita akan melakukan tindakan lebih lanjut untuk apakah perlu dicopot atau cukup dipertahankan,” jelasnya.

Bangunan Gedung  Sudah Tua

Saefullah Hidayat mengatakan, kanopi roboh disebabkan karena bangunan gedung sekolah SDN 10-12 sudah tua, pada tahun 1989. Meski begitu dia mengatakan secara keseluruhan kontruksi banguanan masih dalam kondisi yang bagus.

“Jadi perlu saya sampaikan sekolah ini dibangun tahun 1989, artinya 30 tahun lalu dan untuk konstruksi bangunan, struktur, kita lihat struktur bangunan cukup bagus tidak ada retak dan sebagainya, itu bagus sekali. Kemudian untuk kanopi ini dipasang tahun 2009, artinya sudah 10 tahun sebagai penambahan pembangunan,” kata Saefuloh.

Menurutnya, sebelum robohnya kanopi itu dia sempet melakukan pengecekan ke sekolahan tersebut. Dari hasil pengecekan, lanjut Saefullah, kondisi gedung sekolah dinilai masih layak. Namun dengan cuaca yang sangat buruk akhir-akhir ini membuat sebagian dari kanopi jatuh.

“Sesungguhnya kita sudah melakukan pengecekan beberapa waktu yang lalu secara umum kondisinya masih layak, tetapi memang ada musibah pada Rabu kemarin hujan besar dan angin kencang sehingga sebagian dari kanopi jatuh,” paparnya.

Sedangkan untuk kerugian, Saefullah mengaku belum menghitung berapa besar kerugiannya. Dia pun menegaskan saat ini memastikan sekolah nyaman kembali untuk digunakan sebagai proses belajar mengajar peserta didik.

“Itu (biaya) belum dihitung. Tapi kita berkomitmen untuk memastikan sekolah ini nyaman kembali untuk digunakan sebagai proses belajar mengajar peserta didik,” tuturnya.

Dalam waktu dekat, Disdik DKI bakal menggandeng semua kepala Suku Dinas Pendidikan untuk melakukan pengecekan pada semua kepala suku dinas pendidikan untuk melakukan pengecekan pada semua gedung sekolah di Jakarta.

Hal ini untuk meminimalisir kejadian robohnya kanopi ini kembali berulang pada musim penghujan kali ini. Di mana hujan deras di Jakarta kadang disusul dengan angin kencang.

“Kami akan terjunkan tim jadi bekerja sama dengan seluruj kepala dinas itu nanti kita akan membuat instruksi pada seluruh kepala dinas untuk bekerja sama dengan dinas Citata yang ada di masing-masing wilayah untuk melakukan pengecekan,” imbuhnya.

Sementara, Wali Kota Jakarta Barat Rustam Effendi segera menjamin perbaikan terhadap kanopi yang roboh di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 10 dan 12, Kembangan Utara, Jakarta Barat.

Rustam menjamin kanopi akan diperbaiki secepatnya oleh Suku Dinas Pendidikan Wilayah 2 Jakarta Barat, sebelum masuk sekolah tahun depan. “Sekarang yang penting yang ambruk kita perbaiki,” ujar Rustam terpisah.

Hingga kini Rustam belum mengetahui penyebab ambruknya kanopi di sekolah itu. Dirinya masih menunggu hasil peninjauan Suku Dinas Pendidikan Jakarta Barat terkait penyebab rubuhnya kanopi sekolah.

“Soal kenapa penyebabnya kita lihat dulu, kita teliti itu tahun 2018 kan dibangunnya, kemarin anggota DPRD sudah tinjau ke sana,” katanya.

Untuk menjamin kelancaran kegiatan belajar dan mengajar, Rustam mengatakan pembangunan kanopi segera dikerjakan.

“Kita penanganan darurat dulu, kita bersihkan dulu, kita angkat dulu bekas kanopinya, nanti pihak suku dinas pendidikan yang akan segera perbaiki,” tutup Rustam.

Diberitahukan pada Rabu (25/12/2019) sore, kanopi di gedung SDN 12 Jakarta Barat ambruk. Kanopi tersebut terlihat ringsek.

Lihat juga...